alexametrics

Tim E-Sport Indonesia Target Lima Emas di SEA Games Hanoi

Oleh: Eric Soejatno
12 Februari 2022, 17:28:40 WIB

JawaPos.com-SEA Games 2021 Hanoi pada Mei mendatang memasukkan e-sport sebagai salah satu cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan.

Tak sekadar berstatus ekshibisi, tetapi sudah menjadi cabor yang memperebutkan medali.

Terdapat delapan game yang akan dipertandingkan dengan sepuluh nomor yang berbeda. Nomor yang dipertandingkan terdiri atas Mobile Legends, PUBG Mobile (Team), PUBG Mobile (Solo), Free Fire, Arena of Valor, Wild Rift (putra), Wild Rift (putri), League of Legends, FIFA Online 4, dan Cross Fire.

Jumlah nomor yang dipertandingkan di SEA Games 2021 Hanoi tersebut lebih banyak ketimbang SEA Games 2019 Manila lalu. Tiga tahun yang lalu hanya enam nomor yang dipertandingkan.

Indonesia yang ambil bagian di e-sport sudah memulai proses seleksi atlet secara daring. Mereka yang mendaftar akan menjalani proses kualifikasi untuk bisa lolos sebagai atlet e-sport Merah Putih.

Pendaftaran kualifikasi terbuka hanya diperuntukkan untuk tujuh nomor. Kecuali League of Legends dan Crossfire yang diseleksi dari prestasi tim beberapa tahun terakhir. Lalu, PUBG Mobile (Solo) yang akan diwakili sepuluh pemain dari Kejurnas PUBG Mobile (Team).

Kualifikasi terbuka diperuntukkan bagi semua warga negara Indonesia dengan usia 18 tahun ke atas. Pendaftaran dilakukan melalui website Garudaku.com. Kualifikasi terbuka untuk wakil Indonesia dari tujuh nomor e-sport SEA Games 2021 akan berlangsung pada 11–20 Februari mendatang.

Pemenang dari kualifikasi berhak masuk pemusatan latihan nasional bersama pemenang PON XX Papua 2021, jalur undangan yang telah diumumkan di media sosial Garudaku, dan rekomendasi pelatih dari setiap cabang.

Di antara atlet yang telah diumumkan masuk ke pelatnas melalui jalur undangan tersebut, terdapat berbagai nama mentereng yang telah terbukti akan prestasinya membawa nama Indonesia di kancah internasional.

Di antaranya, ada tiga pemain dari Bigetron Red Aliens dan empat pemain dari Genesis Dogma GIDS yang mengikuti cabang PUBG Mobile (Team).

Selain itu, ada lima pemain dari Rex Regum Qeon Hoshi yang mengisi tim satu serta lima pemain dari ONIC Esports di tim dua. RRQ Hoshi dan ONIC Esports merupakan wakil Indonesia di kancah M3 World Championship, turnamen dunia Mobile Legends.

Sementara itu, dari ranah pelatih, PBESI (Pengurus Besar Esports Indonesia) juga telah melakukan proses seleksi. Kini proses seleksi tersebut telah memasuki tahap ketiga, yakni pemaparan program dan menjadi langkah terakhir penentuan pelatih tim nasional e-sport Indonesia di SEA Games 2021.

Di antara 72 kandidat yang telah mendaftar, hanya 25 calon pelatih yang telah lolos sampai tahap ketiga.

Antusiasme calon pelatih timnas Indonesia bahkan tidak hanya datang dari WNI, tetapi juga pelatih luar negeri. Dari Mobile Legends, misalnya. Terdapat dua calon kuat yang sama-sama berasal dari Singapura, yakni James Chen (eks pelatih RRQ Hoshi) dan Bjorn Ong yang kini menjadi pelatih EVOS Legends.

Sebelumnya di SEA Games 2019, Indonesia harus puas dengan pencapaian dua medali perak dari nomor Mobile Legends dan Arena of Valor. Kala itu tuan rumah Filipina berhasil memboyong medali terbanyak dari cabor e-sport dengan pencapaian 3 medali emas, 1 medali perak, dan 1 medali perunggu.

PBESI lewat konferensi pers ke media pada 22 Desember lalu menargetkan lima medali emas di SEA Games 2021.

Meski tidak dijelaskan secara detail cabang apa saja yang mereka targetkan, berkaca dari pencapaian Indonesia di berbagai turnamen e-sport dan SEA Games 2019, mereka menargetkan medali emas di nomor Mobile Legends, PUBG Mobile Team dan Solo, Arena of Valor, serta Free Fire. (*)

Editor : Ainur Rohman

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads