alexametrics

Kelanjutan Audisi Umum Bulu Tangkis, Djarum Tunggu Keputusan Menpora

11 September 2019, 09:19:51 WIB

JawaPos.com – Meski telah menyatakan “pamit” dari audisi umum beasiswa bulu tangkis tahun depan, PB Djarum tetap membuka peluang untuk mengubah keputusan tersebut. Namun, itu bergantung pada hasil pertemuan di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) hari ini.

PB Djarum saat ini menunggu rapat bersama Menpora, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Jika Menpora Imam Nahrawi memberikan sinyal positif, PB Djarum bakal kembali melangsungkan audisi umum tahun depan.

Namun, PB Djarum enggan berandai-andai. “Besok (hari ini, Red) bertemu dulu dengan Menpora. Di situ nanti ada PBSI, KONI, dan KPAI,” kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin sebagaimana dilaporkan Jawa Pos Radar Kudus.

Dia menyatakan akan mengikuti keputusan Menpora. “Ya, pasti. PB Djarum kan di bawahnya PBSI. PBSI di bawahnya KONI. KONI di bawahnya Kemenpora. Lha kalau KPAI? Kalau Menpora sudah bilang lanjutkan, ya audisi umum tahun depan diadakan. Kemarin saya respons berhenti karena KPAI bilang zero tolerance terus,” ungkapnya.

Yoppy bakal membawa beberapa dokumen. Di antaranya, surat hasil rakor, surat yang menyatakan bahwa KPAI mengatakan tidak menghentikan audisi umum, serta surat status hukum PB Djarum. Dalam forum itu, Yoppy juga berencana menyampaikan bahwa PB Djarum bukanlah produk tembakau, melainkan perkumpulan bulu tangkis.

MINIM LOGO: Suasana Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis di GOR Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (9/9). Audisi tahun ini diikuti total 1.607 peserta. (HENDRA EKA/JAWA POS)

Seandainya audisi umum tetap ditiadakan, Yoppy menyatakan bahwa Djarum akan memperbanyak turnamen berskala kecil setiap tahun. Menurut dia, PB Djarum rutin menggelar 40 turnamen kecil dan besar.

Sementara itu, pihak Kemenpora belum memberikan kepastian soal rencana pertemuan hari ini. ’’Pak Menteri ingin duduk bareng dengan KPAI, PBSI, dan Djarum untuk membicarakan masalah tersebut. Kami belum tahu langkah apa yang akan diambil, wong ketemu saja belum,’’ ujar Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto.

Menpora berharap Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis tidak dihentikan. ’’Yang jelas, kami tidak lihat ada eksploitasi anak. Di sekolah sepak bola, misalnya, itu kan isinya anak-anak semua, tapi tidak ada eksploitasi. Bahkan, tidak jarang yang menginginkan anaknya di sana itu orang tuanya,’’ kata Gatot.

Ketua KPAI Susanto menginginkan solusi terbaik atas polemik audisi bulu tangkis tersebut. ’’Prinsipnya, ada solusi terbaik. Audisi jalan terus dan menyesuaikan dengan norma yang berlaku,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : vga/zen/feb/gil/c5/c22/fal



Close Ads