alexametrics
PON XX/2020 Papua

DKI Putri dan Jabar Putra Juara Pra-PON, Jatim Putri Peringkat Ketiga

11 Agustus 2019, 15:32:25 WIB

JawaPos.com – Selesai sudah kualifikasi menuju PON XX/2020 Papua untuk wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Kalimantan di cabor voli. Tim putri DKI Jakarta dan tim putra Jawa Barat (Jabar) menjadi juara Pra-PON 2019.

Dalam final di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, kemarin, DKI mengalahkan Jateng 3-0 (25-19, 25-17, 25-19). Selanjutnya, Jabar mengalahkan DKI dengan skor 3-0 (25-22, 25-20, 25-17).

Pelatih tim putri DKI Anshori mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Menurut dia, timnya tampil lebih enjoy karena target lolos ke PON sudah tercapai sejak masuk semifinal. ’’Sudah lolos PON, tinggal kami mau apa. Ternyata anak-anak ingin lebih. Kami menikmati pertandingan setiap set per set,’’ tutur Anshori.

Tidak ingin terlena dengan gelar juara, Anshori langsung berfokus mempersiapkan tim untuk PON 2020 mendatang. ’’Persaingan merata tahun ini. Tetap nggak boleh sombong. Harus latihan keras karena PON sudah di depan mata,’’ paparnya. ’’Tanpa latihan yang kontinu, tim ini tidak ada apa-apanya,’’ imbuh pria yang menangani tim Jakarta Pertamina Energi di Proliga 2019 tersebut.

Sementara itu, meski gagal menjadi juara, tim putra DKI juga berhak lolos ke PON 2020. Selain mereka, yang mendapatkan tiket adalah sang juara Jabar, Jawa Tengah (Jateng), dan Papua Barat. Mereka menyusul juara bertahan Jawa Timur (Jatim) yang sudah dipastikan lolos tanpa kualifikasi.

Di sisi lain, target tim putri Jatim untuk meraih perunggu tercapai. Dalam perebutan tempat ketiga kemarin, mereka mengalahkan Papua Barat 3-1 (25-16, 20-25, 25-20, 25-15). Pelatih Ayub Hidayat menyatakan, timnya butuh banyak evaluasi. Melihat hasil pertandingan, penampilan anak buahnya belum stabil.

’’Saat skor imbang mulai goyah. Menandakan mental anak-anak belum kuat. Butuh lebih banyak jam tanding,’’ jelas Ayub. Setelah pra-PON, Ayub bakal memperbaiki timnya.

Menurut dia, dilihat dari postur, skuad Jatim sudah di atas rata-rata. ’’Tapi bloknya sering tidak dapat. Itu yang perlu jam terbang. Kalau anak-anak banyak ikut event, kekuarangan tersebut bisa teratasi,’’ yakinnya. Kualifikasi akan dilanjutkan untuk wilayah Sumatera dan Sulawesi.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gil/na

Close Ads