alexametrics
Fuzhou China Open 2019

Fuzhou Selama Ini Memang Sangat Bersahabat Kepada Marcus/Kevin

10 November 2019, 11:13:09 WIB

JawaPos.com– Belum ada yang sanggup menghentikan laju Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di Fuzhou China Open 2019. Mereka melaju ke final kedua beruntun, sejak turnamen ini naik kelas menjadi BWF Tour super 750. Marcus/Kevin lolos setelah mengalahkan rising star India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty 21-16, 22-20 di Haixia Olympic Sports Center kemarin.

Tahun lalu, Minions merebut gelar kedelapan mereka di Fuzhou. Nah, tahun ini, mereka sudah mengantongi tujuh gelar. Itu berarti, pasangan nomor satu dunia itu juga sedang mengincar gelar ke delapan. Mampukah?

Well, lawan Minions—sebutan Marcus/Kevin—hari ini adalah Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Pasangan yang musim lalu sempat jadi ancaman mengerikan buat Minions. Pernah mengalahkan mereka di perempat final Kejuaraan Dunia 2018. Namun, tahun ini pasangan Jepang itu sedikit menurun. Dari segi peringkat, Kamura/Sonoda merosot ke peringkat 4. Sepanjang 2019, mereka baru merebut satu gelar, yakni di Singapore Open (dalam perjalanannya mengalahkan Marcus/Kevin di semifinal).

Melihat data di atas kertas, serta tren beberapa turnamen terakhir, kans Minions mempertahankan gelar sangat besar. Sejak Korea Open pada September, mereka telah menjalani 14 pertandingan tanpa terkalahkan.

Fuzhou juga bersahabat buat mereka. Sejak 2016, Minions tak terkalahkan di ibukota Provinsi Fujian tersebut. Pada 2016 dan 2017, mereka jadi juara China Open (super series premier) yang kala itu masih digelar di Fuzhou. ”Pastinya senang kami melaju ke final, tapi masih ada satu pertandingan lagi besok (hari ini, Red),” kata Kevin, seperti dikutip dari siaran pers PP PBSI.

Terlepas dari hasil, kemarin Minions dan Rankireddy/Shetty menyajikan pertarungan seru yang sangat atraktif. Ganda muda India itu memang sudah sedikit mengatasi rasa nervous mereka. Shetty, yang berhadapan dengan Kevin di depan net, tampil lebih agresif dan berani. Sedangkan defense Rankireddy juga semakin sulit ditembus.

“Mereka banyak perubahan dari tahun lalu ke tahun ini. Dari segi main dan safe-nya, cara nyari poinnya juga lebih matang sekarang,” puji Marcus. ”Kalau dulu kan masih banyak buang poin. Gampang mati. Mereka memang pemain bagus. Kami main juga nggak gampang,” imbuhnya.

Pada game pertama, Minions menang mudah. Tapi, di game kedua, Rankireddy/Shetty berhasil mengambil alih kendali permainan. Mereka leading sejak awal. Marcus/Kevin baru berbalik unggul di posisi 19-18, lalu match point. Eh, masih terkejar juga. Nah, ketika mencapai match point kedua, Shetty memberikan bola lambung yang sangat menggiurkan.

Kevin sudah menunggu di depan net. Dia membuat gestur melambai ke shuttlecock, seolah memanggil. Sedetik kemudian, dia menyambarnya dengan superkeras. Rankireddy sampai melompat menghindari shuttlecock. ”Kami cuma mau menang. Kan tanggung sudah sampai di semifinal. Tadi itu kami cuma berusaha untuk memberikan yang terbaik saja,” jawab Kevin soal aksi ”tengilnya”.

Head to Head

Marcus/Kevin Kamura/Sonoda

Indonesia negara Jepang

1 peringkat 4

28/24 usia 29/29

168 cm/170 cm tinggi 169 cm/169 cm

kanan/kanan pegangan kanan/kanan

7 gelar 2019 1

9 H2H 5

Pertemuan terakhir

Semifinal Piala Sudirman (25/5)

Kevin/Marcus MENANG 21-14, 21-18

Editor : Ainur Rohman

Reporter : feb/na



Close Ads