alexametrics
German Open 2022

Waspada Ganda Kejutan yang Mampu Mendepak Unggulan Ketiga

10 Maret 2022, 16:20:52 WIB

JawaPos.com-Harapan pelatih ganda campuran Nova Widianto agar pasukannya bermain maksimal di German Open Super 300 mulai menampakkan hasil. Setidaknya, di babak awal, dua ganda campuran berhasil melangkahkan kaki dengan mulus.

Tadi (9/3) malam, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari berhasil mengandaskan perlawanan pasangan Selandia Baru Oliver Leydon-Davis/Anona Pak di Westenergie Sporthalle, Muelheim An Der Ruhr, Jerman. Mereka menang dengan skor telak (21-10, 21-6).

RiPit –julukan Rinov/Pitha– mengikuti jejak Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso yang sebelumnya mengalahkan wakil India, Dhruv Kapila/Gayatri Gopichand Pullela (21-19, 21-19). Di babak kedua, Adnan/Mychelle bertemu pasangan Denmark Mikkel Mikkelsen/Rikke Soby.

Jalan RiPit untuk kembali melaju sangat terbuka. Sebab, di babak selanjutnya, mereka menghadapi Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo. Pasangan itu secara mengejutkan mengalahkan kompatriotnya sesama Jepang sekaligus unggulan ketiga Yuta Watanabe/Arisa Higashino dua game langsung (21-15, 21-19).

Secara ranking, RiPit masih di bawah, dengan posisi 23 berbanding 17. Namun, rekor pertemuan RiPit melawan Yuki/Misaki lebih baik dengan keunggulan 2-1.

Terakhir, dua pasangan itu bertemu di Denmark Open 2021 dengan keunggulan Rinov/Pitha lewat rubber game (15-21, 21-12, 21-19). Bandingkan dengan catatan pertemuan Yuta/Arisa yang tidak pernah menang dari empat kali pertemuan.

Nova berharap dua wakil tanah air di ganda campuran tersebut bisa terus melaju. Sebab, secara fisik, dia sangat yakin dengan pasukannya itu. Motivasi dua pasangan ganda campuran itu makin meletup karena tidak adanya nama Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle Widjaja di pelatnas PBSI Cipayung.

Sebagai pasangan muda, keduanya masih dihantui ketegangan. Terutama Adnan/Mychelle. ’’Ketenangan di poin-poin akhir memang menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan,’’ kata Adnan.

Satu-satunya wakil ganda putra Fajar Alfian/Rian Ardianto juga berhasil melaju ke babak kedua setelah menuntaskan perlawanan ganda Denmark, Jeppe Bay/Lasse Molhede (21-14, 9-21, 21-14). Meski menang, terdapat beberapa catatan dari penampilan Fajar/Rian.

Terutama konsistensi. Di set kedua, unggulan keempat di turnamen tersebut bermain jauh dari performa biasanya. Mereka tertinggal dengan poin yang cukup jauh. Di babak kedua, FajRi ditunggu pasangan Tiongkok He Jiting/Zhou Hao Dong. Itu laga ulangan Thomas Cup. Saat itu FajRi bisa menang (21-12, 21-19).

Di Jerman terbuka ini, diharapkan FajRi bisa kembali ke performa terbaiknya. Sebab, di beberapa kejuaraan terakhir, penampilannya masih naik turun. Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi menilai peluang FajRi sebetulnya sangat terbuka.

Apalagi, pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik mundur karena Covid-19. ’’Jadi ada untungnya. Dia (Aaron/Soh) kan kandidat juga. Tapi, bukan hanya buat Indonesia, melainkan buat negara lain juga,’’ katanya saat dihubungi.

Di tunggal putra, wakil tanah air Anthony Sinisuka Ginting bakal menghadapi jagoan India Lakshya Sen. Itu merupakan pertemuan perdana bagi keduanya. Soal strategi, Ginting menyebutkan bakal lebih fokus pada persiapan sendiri. ’’Sama mempelajari video permainan lawan,’’ ujarnya.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : raf/c12/bas

Saksikan video menarik berikut ini: