alexametrics
Hylo Open 2021

Pelatih Ingin No 1 Indonesia Minimal Sekali Juara pada 3 Ajang di Bali

9 November 2021, 18:35:31 WIB

JawaPos.com-Ganda campuran nomor satu Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti masih harus berpuasa gelar. Mereka gagal menjuarai Hylo Open 2021 pada Minggu (7/11) lalu.

Dalam laga final di Saarlandhalle, Saarbrucken, Jerman, itu, pasangan berjuluk PraMel tersebut kalah dari Dechapol Puavaranukroh/SapsireeTaerattanachai dengan skor 22-20, 21-14.

Itu menjadi kekalahan keempat PraMel secara beruntun dari pasangan berjuluk Bass/Popor tersebut. Semua kekalahan itu terjadi sepanjang 2021. Dua di antaranya terjadi pada laga final. Hasil itu membuat Bass/Popor unggul head-to-head 6-4.

”Meskipun bisa tampil ke final, performa Praveen/Melati bisa saya katakan belum maksimal. Banyak melakukan kesalahan sendiri. Ini sangat merugikan karena tampil di final,” keluh pelatih Nova Widianto saat dihubungi kemarin.

Memang, setelah menjadi finalis Hylo Open 2021, peringkat PraMel diprediksi naik lima tingkat. Mereka bakal naik ke ranking ke-8 World Tour Finals 2021. Tetapi, hal itu belum cukup aman. Ada dua turnamen sisa di Bali dengan level yang tinggi.

Yaitu, Indonesia Masters 2021 (Super 500) dan Indonesia Open 2021 (Super 1000). Untuk bisa tampil di WTF 2021, Praveen/Melati harus bisa mengamankan posisi delapan besar.

Selama 2021 ini, performa Praveen/Melati memang belum konsisten. Dari sembilan turnamen individu, mereka mencapai 2 kali final, 2 kali perempat final, dan sekali semifinal. Sisanya tersingkir pada babak pertama dan kedua. Mereka kali terakhir juara pada All England 2020 lalu.

”Walaupun performa Praveen/Melati belum bagus, kami berharap bisa tampil bagus di rumah sendiri. Inginnya bisa juara dalam satu turnamen di Bali nanti,” ujar Nova saat dihubungi kemarin.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gil/c13/bas

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads