alexametrics
Fuzhou China Open 2019

Adaptasi Angin, Kunci Jonatan Christie Singkirkan Pemain No 2 Hongkong

8 November 2019, 13:56:23 WIB

JawaPos.com– Jonatan Christie menghidupkan asa bagi sektor tunggal putra. Di Fuzhou China Open 2019, dia menjadi satu-satunya pemain dari nomor tersebut yang bertahan hingga perempat final.

Sebelumnya, Anthony Sinisuka Ginting, telah angkat koper pada babak pertama. Begitu pula dengan Shesar Hiren Rhustavito dan Tommy Sugiarto

Kemarin (7/11) Jojo sempat mengalami kesulitan menyingkirkan wakil Hongkong Lee Cheuk Yiu. Berstatus sebagai unggulan keenam tidak lantas membuat atlet PB Tangkas itu menang mudah.

Sejatinya, hingga babak 16 besar, Jojo belum menemukan performa terbaiknya untuk ditampilkan di Haixia Olympic Sports Center. Empasan angin membuat Jojo harus cerdik memperkirakan arah serangan bola. Jojo memang harus melewati drama rubber game, 21-8, 12-21, 21-14.

’’Saya sempat ragu-ragu di game kedua karena banyak pukulan saya yang tidak pas. Di game ketiga saya lebih paham. Lebih siap saat pindah lapangan dan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan,’’ kata Jojo, dikutip dari siaran pers PP PBSI.

Sifat ragu-ragu itulah yang harus segera dibuang peringkat tujuh dunia itu. Masih segar dalam ingatan saat Jojo kalah di babak 16 besar Denmark Open 2019. Penyebabnya cuma satu, ragu-ragu mengeluarkan strategi permainan terbaiknya sehingga terus tertekan.

Badminton lovers tentu berharap tetap ada wakil tunggal putra di babak final. Tren positif Jojo dengan yang sukses menembus partai final di French Open wajib dipertahankan meski langkahnya tidak akan mudah. Lawannya hari ini adalah Anders Antonsen.

Dalam tiga pertemuan sepanjang 2019, Jojo kalah satu kali pada pertemuan perdana di Indonesia Masters. Setelah itu, Jojo selalu menang. Di atas kertas, pemain 22 tahun tersebut punya kans untuk mengulang kemenangan yang sama. Apalagi, grafik permainan Antonsen juga melemah. Dari tiga turnamen terakhir, junior dari Viktor Axelsen itu selalu kandas pada perempat final.

’’Kami sudah sama-sama capek karena sudah ikut turnamen beruntun. Hari ini pun dia tanding ramai. Saya juga main tiga game. Sebisa mungkin saya harus balikin kondisi, ototnya harus dijaga,’’ ucap Jojo.
Pada nomor ganda campuran, pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti juga memberikan kabar gembira. Hari ini, di perempat final, keduanya akan menghadapi salah satu pasangan top dunia Yuta Watanabe/Arisa Higashino.

Dalam dua pertemuan terdahulu, Praveen/Melati belum pernah kalah oleh pasangan Jepang tersebut. Jika Praveen/Melati tidak banyak melakukan error, peluang mereka menembus empat besar sangat terbuka. ’’Kami kan sudah pernah ketemu mereka. Jadi, nanti kami pelajari lagi di pertemuan sebelumnya bagaimana strateginya. Mereka pemain yang ulet,’’ ucap Melati.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : feb/c4/cak



Close Ads