JawaPos Radar

Asian Para Games 2018

Sempat Alami Kejadian Nahas di Sentul, Kini Fadli Harumkan Indonesia

08/10/2018, 14:33 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Asian Para Games 2018, Muhammad Fadli, Sepeda, Balap Sepeda, Indonesia, Para Sepeda
Muhammad Fadli mengharumkan Indonesia dengan meraih medali perak di cabor para sepeda Asian Para Games 2018, Senin (8/10) (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Muhammad Fadli mengharumkan Indonesia di ajang Asian Para Games 2018. Pada Senin (8/10), Fadli meraih medali perak dari cabor balap para sepeda yang dihelat di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor. Kembali bertanding di Sentul, Fadli tentu teringat masa lalu. Tapi, insiden nahas itu kini berubah menjadi sebuah kebanggaan.

Sebelum terjun ke cabor para sepeda, Muhammad Fadli Imanudin, nama lengkapnya, adalah seorang pembalap motor. Namanya mencuat saat menunggangi motor kelas Supersport 600 cc. Namun, dia harus mengalami kejadian nahas. Seperti diketahui, Fadli mengalami cedera parah lantaran ditabrak dari belakang oleh pembalap Thailand di ajang Supersport Asian Road Race Championship (ARRC) 2015 lalu.

Insiden itu bukan saat balapan berlangsung. Kala itu, Fadli tengah melakukan victory lap dan motornya berjalan pelan. Namun, tiba-tiba saja dia ditabrak dari belakang oleh pembalap Thailand.

Asian Para Games 2018, Muhammad Fadli, Sepeda, Balap Sepeda, Indonesia, Para Sepeda
Sebelumnya Fadli dikenal sebagai pembalap motor (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Kecelakaan tersebut membuat Fadli harus kehilangan kaki kirinya. Sempat mengalami kekecewaan dalam kondisi tersebut, Fadli kembali bangkit dan tetap mengikuti balapan. Namun, Fadli beralih ke cabor para sepeda. Dia pun menjadi salah satu atlet Indonesia di di Asian Para Games 2018.

Di tempat sama, pada 2015 silam, Fadli menjurai race 2 kelas 600 ARRC. Kali ini, dia berhasil berprestasi dengan meraih medali perak di Asian Para Games 2018. Pencapaian itu merupakan target pribadinya setelah berjuang keras.

"Ini sudah sesuai target saya. Inilah kemampuan saat ini. Kalaupun masih kurang, nanti diperbaiki," ungkap Fadli.

Fadli berhasil meraih medali perak dalam nomor individual time trial (C4) dengan waktu 28 menit 21,835 detik. Catatan waktu tersebut didapat setelah menempuh jarak 20 km yang terbagi dalam lima putaran.

Angka yang diraih Fadli hanya berselisih sekitar 1 menit dari pembalap Tiongkok, Wei Gouping yang berhasil meraih emas dengan menorehkan waktu 27 menit 57,640 detik. Sedangkan medali perunggu berhasil diraih atlet Malaysia, Mohd Najib Turano dengan catatan waktu 29 menit 57,243 detik.

"Jadi untuk catatan waktu saya juga lebih bagus dibandingkan dengan latihan. Pastinya saya tadi tidak mengalami kendala. Memang seperti itu kemampuan saya saat ini," tutup Fadli.

(isa/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up