alexametrics
Nova Widianto Teruskan Tugas Richard Mainaky

Saya Puas Bisa Berikan yang Terbaik, 2 Perak dan 1 Emas Olimpiade

8 September 2021, 23:33:13 WIB

JawaPos.com-Regenerasi tidak hanya dilakukan untuk atlet. Proses regenerasi pelatih tidak kalah pentingnya. Hal itu berhasil dilakukan sejak era Christian Hadinata.

Pada 1995 silam, dia merekrut Richard Mainaky sebagai asisten pelatih ganda putri dan ganda campuran. Dua tahun berselang, Koh Chris –sapaan Christian Hadinata– menunjuk Richard untuk menangani sektor ganda campuran secara khusus.

Di bawah bimbingan Richard, sektor ganda campuran melejit. Dalam 26 tahun meniti karier dari asisten lalu jadi pelatih kepala, berbagai prestasi berhasil diraih Indonesia.

Bahkan, ganda campuran menjadi tumpuan meraih gelar. Total sudah ada 5 gelar All England, 4 juara dunia, 2 perak Olimpiade, serta 1 emas Olimpiade yang diraih anak didiknya.

Kini, tongkat estafet beralih ke Nova Widianto. Peraih perak Olimpiade Beijing 2008 itu menjadi asisten Richard sejak 2013. Richard secara khusus menunjuk Nova sebagai penggantinya.

Nova sudah dipercaya berada di pinggir lapangan mendampingi para pemain ganda campuran dalam berbagai event di dalam dan luar negeri. Termasuk ketika menjuarai All England 2020. Termasuk saat mendampingi Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di Olimpiade Tokyo 2020.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengakui program kaderisasi pelatih seperti ini perlu dilanjutkan. Tongkat estafet pelatih tidak boleh terputus. Harapannya, program bisa berkesinambungan.

’’Ini tradisi yang baik. Saat ada pelatih pensiun, ada yang langsung menggantikan agar prestasi Indonesia tetap stabil. Saya lihat dari ganda putra dan ganda campuran sudah mulai rapat regenerasinya,’’ kata Yoppy kepada Jawa Pos.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gil/c17/dra

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads