alexametrics
Fuzhou China Open 2019

Di Bawah Tekanan Penonton, Minions Libas Ganda Masa Depan Tiongkok

7 November 2019, 17:55:46 WIB

JawaPos.com-Juara bertahan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo lolos ke perempat final Fuzhou China Open 2019. Pada babak 16 besar hari ini (7/11), Minions berhasil mengalahkan ganda masa depan Tiongkok He Jiting/Tan Qiang dengan skor 16-21, 21-11, dan 21-16.

Bermain di bawah tekanan penonton di Haixia Olympic Sport Center, Fuzhou, Marcus/Kevin menyelesaikan pertandingan dalam tempo 45 menit. Laga ini adalah ulangan final edisi tahun lalu pada turnamen berlevel Super 750 tersebut. Saat itu, Marcus/Kevin juga bermain susah payah dan menang dalam tiga game.

He/Tan adalah ganda masa depan Tiongkok. Berusia sama-sama 21 tahun, peringkat mereka masih nomor 16 dunia. Namun, mereka bermain sangat solid pada game pertama. Sejak kondisi sama kuat 3-3, He/Tan melaju terus dan tidak pernah tersusul dalam perolehan angka.

”Di game pertama kami banyak mati sendiri, fokusnya belum dapet banget. Di game kedua dan ketiga untungnya kami bisa kembali lagi fokusnya. Kevin juga kontrol di bagian belakang lebih dapet,” kata Marcus dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

Marcus benar. Walau kalah pada game pertama, ganda nomor satu dunia itu bangkit pada game kedua. Mereka tetap mempertahankan permainan cepat dan melakukan pancingan-pancingan yang cerdik agar Kevin melakukan eksekusi di depan. Atau Marcus yang membunuh lawan dari belakang.

Pada game kedua itu, He/Tan hanya mampu mengimbangi sampai kondisi sama kuat 5-5. Setelah itu, Marcus/Kevin melaju jauh dan menang telak dengan selisih skor besar, mencapai 10 poin.

Nah, pada game ketiga, Marcus/Kevin mendapatkan perlawanan keras. He/Tan yang mengandalkan power, mampu terus memperpendek angka. Tetapi momentum Marcus/Kevin terjadi pada skor sama kuat 14-14. Setelah itu, Marcus/Kevin melaju dan tak tertahankan untuk memenangkan pertandingan.

”He/Tan kurang lebih permainannya sama dengan pasangan Tiongkok yang lain, pertahanan mereka solid, serangan-serangan yang cepat dan keras. Di game kedua kami mencoba lebih siap dan kurangi kesalahan sendiri,” ucap Kevin.

Saat ditanya soal tekanan dan teror penonton, Kevin mengaku tidak terpengaruh. ”Kami kalau sudah di lapangan kan fokusnya ke pertandingan, jadi nggak begitu kedengaran suara penonton,” kata pemain kelahiran Banyuwangi berusia 23 tahun itu.

Pada babak perempat final, Marcus/Kevin akan berjumpa dengan ganda Jerman, Mark Lamsfuss/Marvin Seidel. Secara mengejutkan, pada babak 16 besar hari ini, Lamsfuss/Seidel mengalahkan unggulan ketujuh asal Tiongkok Han Chengkai/Zhou Haodong dalam straight games 21-17, 21-18.

Marcus/Kevin memiliki rekor pertemuan yang bagus melawan ganda Jerman nomor 18 dunia itu. Dalam empat pertemuan sebelumnya, andalan Indonesia selalu menang.

”Kami harus siap banget, tidak seperti pertandingan hari ini yang belum begitu siap. Fokusnya nggak dapet, mudah-mudahan besok lebih siap dari awal game,” ujar Marcus soal laga perempat final besok.

Selain Marcus/Kevin, ganda putra veteran Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juga lolos ke perempat final. Mereka bermain dramatis, menyingkirkan juara Yuzu Indonesia Masters 2019 asal Tiongkok Zhang Nan/Ou Xuanyi dalam skor luar biasa yang berakhir 11-21, 21-18, dan 30-29.

Sayang, satu ganda putra Indonesia lainnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto gagal ke perempat final. Mereka dikalahkan pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor 13-21, 21-18, 21-16.

Editor : Ainur Rohman



Close Ads