alexametrics

Sudah Mulai Siapkan Nama Pendamping Apriyani, Pengganti Greysia Polii

7 April 2021, 14:39:17 WIB

JawaPos.com-Sektor ganda putri Indonesia hampir dipastikan cuma mengirimkan satu pasangan pada Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung pada 23 Juli sampai 8 Agustus mendatang.

Indonesia akan diwakili pasangan nomor enam dunia Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Sebab, ganda nomor dua Indonesia saat ini yakni Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto baru berada di posisi 34 dunia.

Untuk mencapai nomor delapan dunia, sebagai syarat lolos ke Olimpiade, merupakan hal yang saat ini mustahil direngkuh oleh Fadia/Ribka.

Greysia Polii sendiri sudah berusia 33 tahun. Artinya, dia sudah sangat veteran dan tinggal menunggu waktu saja untuk digantikan para pemain lain.

Sedangkan di sisi lain, Apriyani masih berumur 22 tahun. Masa depannya masih panjang. Tentu jika tidak ada kendala nonteknis, misalnya cedera parah atau terkait urusan privat.

Pelatih kepala ganda putri Indonesia Eng Hian mengatakan bahwa sampai saat ini, Greysia masih belum berencana untuk pensiun dari bulu tangkis.

“Dia memang belum bicara soal pensiun. Tetapi mengingat usia, tentunya sudah ada pemikiran seperti itu. Tetapi untuk jangka waktu tahun depan, hal itu (pensiun) baru akan dipikirkan,” kata Eng Hian kepada JawaPos.com dalam konferensi pers virtual hari ini (7/4).

“Tetapi untuk program Apriyani sendiri, tentunya sudah akan saya persiapkan, siapa yang nantinya akan menjadi pasangan pengganti bagi Apriyani,” tambah Eng Hian.

Dengan adanya program baru yakni percepatan pemain muda, Eng Hian mengatakan bahwa itu merupakan salah satu upaya untuk mempersiapkan calon pendamping Apriyani. Tujuannya adalah, ketika Greysia pensiun, maka Apriyani tidak perlu lagi merangkak dari turnamen-turnamen bawah.

Paling tidak, tambah Eng Hian, Apriyani dan pasangan barunya, bisa langsung start dari turnamen level minimal Super 300. “Untuk nama-namanya, tentu saya sudah ada persiapan beberapa nama. Tetapi tidak etis untuk saya sebutkan sekarang,” kata Eng Hian.

Pada 2021 ini, Greysia/Apriyani mencatat hasil yang solid. Mereka menjadi juara Thailand Open I dan mencapai semifinal Thailand Open II. Namun sayang, Greysia/Apriyani gagal menembus semifinal turnamen puncak akhir tahun, BWF World Tour Finals 2020.

Editor : Ainur Rohman




Close Ads