alexametrics

Herry IP: Kalau Main di Istora, Marcus/Kevin Jaga Gengsi Betul

6 Juli 2019, 17:11:41 WIB

JawaPos-Com-PP PBSI sangat berharap ganda putra menyumbangkan gelar pada Indonesia Open 2019. Senjata utamanya tentu saja Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Mereka diharapkan bisa mempertahankan gelarnya.

Jika melihat hasil drawing, ekspektasi tersebut tidak berlebihan. Tiga pasangan unggulan ganda putra tersebar di pul atas, tengah, dan bawah. Potensi untuk bertemu di babak awal sudah pasti tidak akan terjadi.

“Cukup baik, cukup bagus, dan cukup menguntungkan. Kalau tahun lalu ‘kan babak pertama atau kedua sudah ketemu,” ujar pelatih kepala ganda putra Herry Iman Pierngadi lantas tersenyum.

Tahun lalu Indonesia memang tidak diuntungkan dengan drawing. Sebab, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sudah harus saling bantai dengan dengan Marcus/Kevin pada babak pertama. Kemudian, di semifinal, ganda putra terbaik dunia itu menang straight set kontra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Situasi yang sama tidak akan terjadi pada edisi kali ini.

Potensi paling cepat hanya akan terjadi di babak semifinal antara The Daddies (julukan Ahsan/Hendra) melawan Fajar/Rian. Itu pun dengan catatan jika pasangan yang dijuluki Fajri tersebut bisa menaklukkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda di perempat final.

Dengan demikian, tuan rumah punya kesempatan untuk menciptakan All Indonesian Final. Terlebih selama ini skuad Merah Putih selalu memiliki positif dan mengejutkan jika tampil di Istora Senayan.

“Untuk target, kami mau tembus semifinal dulu. Sebenarnya mau lolos babak demi babak saja, tidak mau mikir terlalu jauh,” ucap Ahsan.

Selain ketiga pasangan tersebut, Indonesia meloloskan tiga wakil lainnya, yakni Berry Angriawan/Hardianto, Ricky Karanda Suwardi/Angga Pratama, dan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso. Sebagai pelatih, Herry sangat menantikan turnamen super 1000 yang akan digelar 16 sampai 21 Juli mendatang. Persiapan selama satu bulan dirasa cukup untuk membekali para pemain.

”Negara-negara lain setelah Australia Open juga ada waktu sebulan. Pemain mereka pasti segar semua. Saya bilang ke anak-anak harus antisipasi dan fokus, karena persiapan tiap negara juga luar biasa,” ujar Herry.

Diprediksi babak pertama bakal berjalan mulus. Marcus/Kevin akan menghadapi Takuto Inoue/Yuki Kaneko. Pasangan peringkat 12 dunia tersebut seharusnya bukan kendala besar bagi mereka. Sebab secara head-to-head Minions unggul dengan kemenangan 7-0.

Di sisi lain, Ahsan/Hendra sudah ditunggu Marcus Ellis/Chris Langridge yang sebelumnya mengalami tiga kali kekalahan atas Daddies.  Fajri juga diprediksi mengalahkan pasangan Tiongkok Liu Cheng/Huang Kaixiang.

”Marcus/Kevin kalau main di Istora pegang gengsi banget. Kelihatannya nggak mau kalah. Gitu juga dengan Ahsan/Hendra. Kalau Fajar/Rian biasanya main di kandang prosentasenya lebih baik dibanding main di luar,” ucap Herry IP.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : Tyasefania Febrianti



Close Ads