alexametrics

Fokus Loloskan Lifter 19 Tahun, Peraih Emas SEA Games ke Olimpiade

6 Juni 2020, 21:37:49 WIB

JawaPos.com – Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 untuk cabor angkat besi diperpanjang hingga 20 April 2021. Dengan waktu tersisa, PB PABBSI berupaya meloloskan lebih banyak lifter.

Saat ini ada tiga nama yang cenderung aman. Yakni, Eko Yuli Irawan (61 kg, peringkat ke-2), Windy Cantika Aisah (49 kg, peringkat ke-7), dan Nurul Akmal (+87 kg, peringkat ke-12). Selain itu, kelas 73 kg masih berpotensi lolos.

Di kelas itu, Indonesia punya Rahmat Erwin Abdullah dan Triyatno. Rahmat punya kans lebih besar. Dia menduduki peringkat ke-22 klasemen kualifikasi. Sementara itu, Triyatno, lifter senior peraih perak Olimpiade London 2012, berada di peringkat ke-24.

Berdasar peringkat, memang posisi mereka jauh dari delapan besar. Namun, manajer pelatnas angkat besi Alamsyah Wijaya mengatakan ada faktor-faktor yang bisa menaikkan peringkat mereka. Pertama, pembatasan kuota lifter per negara dalam satu kelas. Dari situ saja, posisi Rahmat naik lima peringkat. Lalu, ada faktor lain.

’’Ada lebih dari 60 kasus doping yang belum diputuskan. Mungkin ada lifter di atas Rahmat yang tersangkut kasus itu,’’ ungkap Alamsyah saat dihubungi kemarin.

’’Pengumuman itu (doping, Red) masih April 2021. Klo lihat result saat ini, semua kemungkinan bisa terjadi,’’ tambah dia.

Tentu PB PABBSI tidak boleh hanya mengandalkan keuntungan dari kasus yang belum pasti itu. Tapi juga bagaimana cara mengatrol peringkat Rahmat. Lifter 19 tahun tersebut punya jatah satu event kualifikasi lagi. Yakni, kejuaraan dunia junior.

Dalam kejuaraan itu, peraih emas SEA Games 2019 itu harus bisa mencapai angkatan maksimal. Tidak sekadar meraih medali. ’’Kualifikasi itu tidak hanya sistem ranking. Paling tidak dalam kejuaraan mendatang dia harus bisa mencapai total angkatan 330 kg,’’ papar Alamsyah.

Saat ini Rahmat mempunyai catatan angkatan total terbaik 329 kg. Perinciannya, snatch 144 kg dan clean and jerk 185 kg. Hasil itu diraih saat mengikuti kejuaraan Asia junior di Uzbekistan lalu.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gil/c19/na



Close Ads