alexametrics

Bagi Tim Voli Profesional, Latihan di Rumah Memang Banyak Hambatan

6 Mei 2020, 18:47:31 WIB

JawaPos.com-Latihan di rumah tidak mudah buat olahraga tim. Itu dialami tim voli putri Petrokimia Puslatda KONI Jatim. Sudah 1,5 bulan, tepatnya sejak Proliga 2020 berhenti, para pemain dipulangkan. Mereka harus menjalani latihan mandiri. Pelatih memberikan program dan memantau latihan tersebut lewat video.

’’Materi latihan kami berikan sama seperti yang kami berikan waktu masih latihan di Petro,’’ jelas salah seorang pelatih Petro, Wenny Evitasari, kemarin.

Hanya, sambung dia, latihan di rumah punya banyak kendala bagi atlet. Sebab, peralatan yang dimiliki setiap atlet tidak sama. Berbeda halnya dengan latihan di mes. Selain itu, voli adalah olahraga kolektif. Mediol Stiovanny Yoku dkk tidak bisa mengasah insting kerja sama dan membangun kekompakan.

Namun, kata Wenny, latihan selama masa pandemi Covid-19 ini hanya ditujukan untuk menjaga kondisi. Tujuannya, fisik mereka tidak terlalu turun. Belum disiapkan untuk menghadapi kompetisi. Apalagi, PON XX/2020 Papua yang menjadi tujuan akhir pembentukan tim malah diundur hingga tahun depan.

Wenny menyatakan belum tahu kapan kembali berlatih secara langsung. Pihaknya masih menunggu status darurat Covid-19 dari pemerintah dan kebijakan klub. Sejauh ini, tim tersebut punya 12 pemain. ’’Insya Allah ke depan Petro tetap melakukan seleksi untuk mencari pemain junior,’’ paparnya.

Petro mendapatkan hasil yang kurang baik ketika tampil di Proliga 2020. Hingga akhir babak regular, tim tersebut finis di posisi paling buncit. Namun, hal itu bisa dimaklumi karena Petro banyak mengandalkan pemain muda.

Usianya mayoritas di bawah 20 tahun. Bagi tim yang dibentuk khusus untuk terjun di PON XX/2020 Papua itu, Proliga hanyalah ajang mencari pengalaman.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : raf/c19/na

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads