alexametrics

Mantapkan Susunan Pelatih, Tidak Ingin Kasus Owi/Butet Terulang Lagi

6 Januari 2020, 16:40:48 WIB

JawaPos.com-PP PBSI melansir susunan pelatih yang menangani para atlet pelatnas Cipayung musim 2020 hari ini (6/1).

Dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos, sama dengan tahun lalu, pelatnas terbagi ke dalam dua level. Yakni utama dan pratama.

Pelatih kepala akan didampingi satu asisten pelatih. Lalu, pelatih pratama juga didampingi satu asisten pelatih.

Tak ada perubahan berarti dalam daftar 20 pelatih nasional Indonesia. ”Hanya tunggal putri saja yang berubah susunannya, sementara untuk sektor lain tidak ada perubahan,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti dikutip dari rilis resmi PP PBSI.

”Kami mencoba untuk mengubah susunan agar fokus dengan target masing-masing. Untuk tunggal putri saya berharap Rionny (Mainaky) fokus memegang atlet yang prioritas ke Olimpiade. Dibantu dengan Herli (Djaenudin) agar komunikasinya lebih lancar. Karena ada beberapa atlet pratama yang tahun ini naik ke utama,” tambah Susy.

Sementara itu pada bagian lain, Minarti Timur diturunkan menjadi pelatih pratama. Pertimbangan Susy adalah Minarti pernah mengantarkan Gregoria Mariska Tunjung sebagai juara dunia junior 2017 di Jogjakarta.

”Jadi saya harapkan Minarti bisa menyiapkan ke situ lagi. Jadi lebih kepada bagi tugas saja. Masing-masing bisa fokus dengan target dan program untuk diberikan kepada atlet. Karena kalau Rionny dan Minarti sama-sama pegang yang utama, saya pikir agak sayang. Hasil ini berdasarkan meeting dan masukan juga. Saya ingin Minarti bisa memegang atlet junior dan menciptakan juara baru lagi,” tambahnya.

Susy mengharapkan pembagian tugas di level utama dan pratama kali ini bisa berlangsung lebih optimal. Masing-masing pelatih diharapkan bisa bertanggung jawab untuk perkembangan atlet yang mereka bawahi.

Susy menambahkan, pelatih utama akan fokus untuk persiapan Olimpiade. Dia dibantu satu asisten yang juga mempersiapkan pemain pelapis. Sementara itu, pelatih pratama fokus untuk atlet muda. Juga mempersiapkan diri pada ajang seperti Asia Junior Championship dan World Junior Championships.

Susy berharap pola ini berjalan berkesinambungan. ”Kalau dulu ada Owi/Butet (Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir) yang bagus hingga juara di Olimpiade, tapi setelah itu sudah nggak ada, kosong karena fokusnya hanya Owi/Butet. Saya nggak mau seperti itu,” kata peraih emas Olimpiade Barcelona 1992 itu.

”Jelang Olimpiade yang prioritas fokusnya ke situ saja. Tapi pemain lapisnya juga tetap dijaga, tidak ditinggalkan dan diharapkan bisa berprestasi juga. Jadi ketika yang atas akan pensiun, pemain lapis ini sudah siap naik. Begitupun yang di pratama. Saya nggak mau para atlet berada di zona nyaman. Kalau mereka memang sudah nggak bisa, mohon maaf, ini yang di bawah juga sudah siap buat naik,” ujar Susy.

Selain mengumumkan 20 nama pelatih yang akan menghuni Cipayung, Susy menambahkan tidak menyertakan mantan pemain ganda putri Nitya Krishinda Maheswari.

Sebelumnya, Nitya diperbantukan pada sektor ganda putri.

“Soal Nitya tidak diteruskan. Karena kami mau kuota pelatihnya semua sama, empat orang setiap sektor,” tegas Susy.

Susunan Lengkap Pelatih Pelatnas PP PBSI tahun 2020

Tunggal Putra Utama
1. Hendry Saputra Ho
2. Irwansyah (Asisten)

Tunggal Putra Pratama
1. Jeffer Rosobin
2. Harry Hartono (Asisten)

Tunggal Putri Utama
1. Rionny Federik Mainaky
2. Herli Djaenudin (Asisten)

Tunggal Putri Pratama
1. Minarti Timur
2. Morico Harda (Asisten)

Ganda Putra Utama
1. Herry Iman Pierngadi
2. Aryono Miranat (Asisten)

Ganda Putra Pratama
1. Thomas Indratjaja
2. David Yedija Pohan (Asisten)

Ganda Putri Utama
1. Eng Hian
2. Chafidz Yusuf (Asisten)

Ganda Putri Pratama
1. Rudy Gunawan Haditono
2. Anggun Nugroho (Asisten)

Ganda Campuran Utama
1. Richard Leonard Mainaky
2. Nova Widianto (Asisten)

Ganda Campuran Pratama
1. Amon Sunaryo
2. Vita Marissa (Asisten)

Pelatih Fisik
1. Ary Bayu Marta (Felix)
2. Ari Subarkah
3. Ricky Susiono
4. Yansen Alpine
5. Iwan Hermawan

Editor : Ainur Rohman



Close Ads