alexametrics
Paralimpiade Tokyo 2020

Kalah di Final, No 1 Dunia dari Indonesia: Saya Sudah Tak Punya Energi

5 September 2021, 09:31:03 WIB

JawaPos.com-Tunggal putri para-badminton nomor satu dunia Leani Ratri Oktila gagal meraih medali emas keduanya pada Paralimpiade Tokyo 2020. Pada final tunggal putri kelas SL4 hari ini (5/9), Ratri dikalahkan tunggal Tiongkok Cheng Hefang.

Bertarung di Yoyogi National Gymnasium, Tokyo, Ratri kalah dalam rubber game dengan skor 19-21, 21-17, dan 16-21. Pertandingan melelahkan ini berlangsung dalam tempo 50 menit.

Pada game pertama, Ratri sejatinya bermain baik. Dia unggul 15-13 lalu 19-15. Namun, Cheng berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 19-19. Pada akhirnya, tunggal nomor dua dunia itu memenangkan game pertama dengan skor 21-19.

Kekalahan tersebut sangat tidak menguntungkan bagi Ratri. Di game kedua, pemain berusia 30 tahun tersebut memang bisa bangkit, menjaga jarak keunggulan, dan menang 21-17.

Sayang, pada game ketiga, Ratri melemah. Terlihat kondisi fisiknya sudah sangat menurun karena dia bermain dalam empat partai kemarin. Ratri tertinggal 9-14, 12-17, 16-19, dan akhirnya kandas dengan skor 16-21.

“Tadi malam, tes dopingnya berlangsung lama sekali. Saya kelelahan ketika selesai. Saya sudah tidak memiliki energi,” kata Ratri dikutip dari situs resmi BWF.

“Tetapi mungkin saya juga tidak terlampau fokus pada pertandingan ini karena saya masih memiliki pertandingan ganda setelah ini,” imbuhnya.

Walau begitu, Ratri cukup puas dengan pencapaian satu emas di ganda putri bersama Khalimatus Sadiyah dan perak di tunggal putri.

Editor : Ainur Rohman




Close Ads