alexametrics

Lalu Muhammad Zohri Tidak Akan Tampil di SEA Games 2019

5 September 2019, 15:00:48 WIB

JawaPos.com-Sprinter andalan Indonesia Lalu Muhammad Zohri dipastikan tidak akan tampil pada SEA Games 2019 di Filipina, 30 November sampai 11 Desember mendatang.

PB PASI memilih tidak memberangkatkan Zohri. Sebab remaja berusia 19 tahun asal Lombok Utara itu harus fokus menghadapi Kejuaraan Dunia 2019 di Doha, Qatar mulai 27 September sampai 6 Oktober mendatang. Selain itu, Zohri juga dipersiapkan menuju Olimpiade Tokyo 2020.

Zohri mengatakan, dirinya menerima keputusan PB PASI tersebut. ”Ya saya kan di bawah bimbingan PB PASI. Saya tidak masalah jika tidak turun di SEA Games,” kata Zohri melalui pesan singkat (4/9).

Meski tidak diturunkan di SEA Games 2019, juara dunia U-20 2018 tersebut tidak merasa kecewa. Menurut dia, keputusan PB PASI adalah yang terbaik. ”Nggak (kecewa) sama sekali. Saya siap-siap saja, mau turun atau tidak. Itu semua tergantung Ketua Umum PB PASI,” katanya.

Saat ini, Zohri mengatakan sedang berlatih keras menghadapi Kejuaraan Dunia Atletik 2019. Dia memancang target tinggi. Yakni bisa menembus waktu 9 detik. ”Doain semoga bisa terwujud,” katanya.

Sementara itu, asisten pelatih PB PASI Fadlin mengatakan bahwa dirinya memang sudah mendengar pernyataan Ketua Umum PB PASI Bob Hasan terkait tidak akan tampilnya Zohri di SEA Games 2019. ”Secara lisan memang sudah disampaikan,” katanya.

Alasan Zohri tidak diturunkan saat SEA Games 2019, kata Fadlin adalah agar Zohri fokus menghadapi Kejuaraan Dunia Atletik 2019 dan Olimpiade Tokyo 2020. Fadlin menjelaskan bahwa setelah Kejuaraan Dunia Atletik, kondisi fisik Zohri tentu tidak berada di puncak lagi. Jika dipaksakan ikut SEA Games, PB PASI khawatir ada dampak buruk pada Zohri.

”Setelah kejuaraan dunia harusnya ada jeda untuk istirahat. Ini yang jadi pertimbangan,” ucapnya.

Meskipun begitu, SK atlet untuk SEA Games 2019 belum dikeluarkan. Jadi, secara resmi, Zohri belum benar-benar dipastikan tidak akan berangkat ke Filipina.

Sementara itu Sekretaris Pengprov PASI NTB Agus Sukmayadi mendukung langkah yang diambil Ketua PB PASI Bob Hasan. Mempertimbangkan skala prioritas event yang akan diikuti Zohri itu metode yang penting. Terlebih, Olimpiade menjadi ajang tertinggi olahraga. Di sana, Zohri akan bersaing dengan sprinter-sprinter top dunia.

”Apapun keputusan PB, kalau itu baik untuk Indonesia dan Zohri sendiri, tentu kami dukung,” katanya.

Ketua KONI NTB Andy Hadianto mengatakan PB PASI memiliki wewenang penuh menentukan event apa yang bisa diikuti Zohri. PB PASI memiliki target sendiri yang tidak bisa diintervensi oleh provinsi. Padahal, menurut Andy, Zohri mempunyai peluang sangat besar untuk meraih medali emas di SEA Games 2019.

”Kami percaya keputuan PB PASI adalah yang terbaik,” katanya.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : puj/r8/Lombok Post



Close Ads