alexametrics
Piala Sudirman 2021

Strategi Gemilang Shi Yu Qi Sukses Bikin Kento Momota Gigit Jari

4 Oktober 2021, 09:40:37 WIB

JawaPos.com – Shi Yu Qi punya andil besar dalam membawa Tiongkok menjuarai Piala Sudirman 2021. Menundukkan Jepang 3-1, salah satu poin krusial Tiongkok diraih oleh Yu Qi yang sukses mengandaskan Kento Momota di laga tunggal putra, Minggu (3/10) kemarin.

Bertarung selama 1 jam lebih, Yu Qi yang tampak sangat kelelahan akhirnya memenangkan laga dengan skor 21-13, 8-21, dan 21-12.

Nyaris di sepanjang laga, Yu Qi menerapkan pola permainan menyerang yang sangat agresif dengan smes keras dan dropshot brilian yang tidak bisa diantisipasi Momota. Namun, strategi terbaik Yu Qi dalam laga ini bukan dua hal tersebut.

Di gim kedua, setelah tertinggal 6-11 oleh Momota, Yuqi mendadak mengendurkan permainannya. Ia sengaja membiarkan bola-bola yang dilepaskan Momota masuk begitu saja ke lapangannya. Pukulan-pukulannya juga tidak bertenaga hingga membentur net.

Kondisi ini bahkan sempat membuat wasit mempertanyakan kondisinya. Yu Qi hanya mengangguk singkat saat ditanya apakah ia bisa tetap melanjutkan pertandingan atau tidak.

Usut punya usut, ternyata hal tersebut dilakukan Yu Qi untuk menghemat tenaganya agar bisa bermain dengan all out di gim ketiga.

Terbukti, meski terlihat kelelahan setengah mati dan sudah sangat kepayahan dalam mengembalikan bola-bola sulit dari Momota, Yu Qi bisa memanfaatkan seluruh tenaganya yang tersisa dengan efektif untuk memenangkan laga yang sangat seru tersebut.

Dilansir dari laman BWF, Yu Qi mengakui bahwa ia sengaja melepas gim kedua. “Aku melepas gim kedua untuk mengumpulkan kembali napasku,” ujar Yu Qi.

Strategi Yu Qi ini bisa dibilang merupakan tindakan cerdas, mengingat Momota adalah pemain bertahan yang punya stamina sangat kuat. Momota sendiri kerap menggunakan kelebihannya tersebut untuk memaksa musuh-musuhnya yang punya gaya main menyerang bertekuk lutut karena kehabisan tenaga.

Andai saja Yu Qi memaksakan dirinya untuk mengejar ketertinggalan di gim kedua, hasil akhirnya bisa jadi berbeda. Terbukti, keputusannya merelakan gim kedua adalah hal yang tepat.

“Aku harus menyimpan energiku untuk menjalankan gim ketiga. Senang sekali rasanya bisa menang,” ujar Yu Qi.

Mengomentari performanya yang sempat menurun akibat cedera engkel parah yang ia alami pada 2019 lalu, Yu Qi menuturkan bahwa saat ini ia sudah dalam kondisi 90 persen.

“Tujuan utamaku bukan mengembalikan performaku ke 100 persen. Aku mau 120 persen!” katanya.

Sementara itu, Momota mengakui bahwa kekalahannya atas Yu Qi disebabkan oleh ketidakmampuannya dalam menetralisir serangan-serangan tajam dari musuhnya itu.

“Kemampuan menyerangnya membuat aku keteteran. Secara fisik, aku tidak lelah. Aku hanya tidak bisa mememukan cara untuk menang,” ujar Momota.

Editor : Banu Adikara




Close Ads