Balapan Pertama Besok, Bakal Menjadi Balapan Yang Emosional

4 Juli 2020, 17:08:59 WIB

JawaPos.com – Para pembalap Formula 1 akhirnya bisa kembali mengaspal. Persaingan pada balapan perdana di Red Bull Ring Circuit tersebut diprediksi masih melibatkan tim papan atas. Itu merujuk latihan bebas (FP) 1 kemarin (3/7).

Dua pembalap Mercedes melesat cepat. Lewis Hamilton jadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 4,816 detik. Dia lebih cepat 0,356 detik dari rekan setimnya, Valtteri Bottas. Sedangkan jagoan Red Bull Max Verstappen jadi tercepat ketiga, terpaut 0,602 detik dari Hamilton.

Hamilton yang juga menjadi juara bertahan punya misi besar untuk menjaga dominasinya. Dia juga berupaya menyamai rekor pembalap legendaris Michael Schumacher yang menyabet tujuh gelar juara dunia. Rencana itu sangat didukung performa mobil Mercedes saat ini.

Karena itu, balapan besok bakal terasa emosional. Sebab, pembalap akan melakukan comeback di sirkuit. Ini akan menjadi pelampiasan buat mereka setelah musim ini sempat tertunda karena virus korona.

Sejumlah pembalap sempat mengikuti balapan virtual untuk mengisi kekosongan. Namun, pada akhirnya, penyelenggara F1 memilih ’’berdamai’’ dengan Covid-19. Balapan bisa digelar dengan perlakuan yang berbeda. Semua yang terlibat di lintasan akan mengikuti protokol kesehatan superketat untuk meminimalkan persebaran virus korona di sekitar sirkuit.

Musim ini F1 juga bakal melalui tahun penyelenggaraan yang berbeda dengan sebelumnya. Namun, Hamilton menyebut pendekatannya tidak akan berubah.

’’Ini bukanlah pengalaman yang normal buat kami dan kami semua berada di bawah tekanan serta lingkungan yang berbeda. Tetapi, menurutku, itu luar biasa karena kami bisa kembali melanjutkan pekerjaan,’’ terangnya dilansir Crash.

Pembalap asal Inggris tersebut punya misi lainnya, terkait perlawanan antirasisme. Sebagaimana diketahui, Hamilton merupakan pembalap yang paling santer menyuarakan antirasisme di lingkungan F1 dan kehidupan secara umum.

Selain itu, dual axis steering (DAS) milik Mercedes bakal menyita perhatian pada balapan pertama. System steering tersebut membuat Hamilton dan Bottas bisa menggerakkan posisi setirnya maju dan mundur ketika mereka tampil dalam tes pramusim di Barcelona Februari lalu. Dampaknya, gerakan itu bisa mengubah setting-an suspensi depan mobil mereka ketika berada di tikungan dan lintasan lurus.

Red Bull yang merupakan pesaing terdekat Mercedes kembali melontarkan pertanyaan terkait DAS yang mereka anggap kontroversial. ’’Itu adalah sistem yang pintar dan cerdik. Kami meminta klarifikasi dari FIA dan mengajukan beberapa pertanyaan terkait hal itu,” kata Team Principal Red Bull Christian Horner.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : nap/c17/bas



Close Ads