alexametrics

Pujian BWF untuk Praveen Jordan: Pukulannya Sangat Kuat Seperti Gada

4 April 2020, 17:46:45 WIB

JawaPos.com-Tahun 2020 masih berjalan empat bulan. Semua turnamen bulu tangkis juga dibatalkan karena pandemi Covid-19. Namun, di tengah wabah global yang makin mengkhawatirkan, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti sukses mengukir prestasi terbesar dalam karier mereka.

Pada 15 Maret lalu, ganda campuran nomor satu Indonesia itu berhasil menjadi juara turnamen tertua di dunia dan salah satu yang paling prestisius, All England 2020. Itulah gelar Super 1000 pertama bagi Praveen/Melati.

Tahun lalu, mereka berhasil menjadi kampiun back-to-back di Denmark Open dan French Open. Keduanya adalah turnamen besar. Levelnya Super 750. Namun, All England memang berada dalam dimensi yang berbeda. Menjadi juara di sana, adalah pencapaian yang sangat penting dan luar biasa membanggakan.

Menjadi juara All England mengangkat posisi Praveen/Melati ke ranking empat dunia. Itu adalah peringkat tertinggi dalam karier mereka.

Tidak ada yang meragukan bahwa Praveen adalah pemain yang sangat bertalenta, berkelas, dan punya skill tinggi.

Kepada Jawa Pos, asisten pelatih ganda campuran nasional Nova Widianto dengan yakin mengklaim bahwa Praveen adalah pemain putra ganda campuran terbaik di dunia saat ini.

Sepanjang All England, Nova merupakan sosok yang mendampingi Praveen/Melati. Jadi, Nova tahu benar kualitas Praveen ketika berlaga di ajang terbesar seperti All England.

Tetapi, yang menjadi catatan adalah Praveen pemain yang tidak konsisten. Pada ajang pembuka 2020, Malaysia Masters misalnya, mereka sudah tumbang pada babak pertama dari ganda tuan rumah yang merangkak dari kualifikasi, Man Wei Chong/Pearly Tan Koong Le.

Di kandang sendiri, Indonesia Masters, Praveen/Melati bahkan tidak mampu untuk sekadar mencapai semifinal.

Kepada situs resmi BWF, legenda ganda campuran Denmark Joachim Fischer Nielsen memuji Praveen sebagai pemain yang sangat luar biasa. Namun, ucap Nielsen, juara All England 2016 bersama Debby Susanto itu juga sosok yang tak konsisten. Kadang sangat hebat. Kadang sangat buruk.

“Saya bermain dengan Praveen dalam tiga atau empat tahun dan saya mencapai kemenangan-kemenangan terbesar bersamanya. Dia adalah pemain yang sangat bertalenta, dia juga masih muda,” ucap Debby seperti dilansir dari situs resmi BWF.

“Saya kira, dia akan bisa menjadi lima besar pemain putra terbaik di dunia. Namun, masalahnya adalah, dia tidak konsisten. Kadang, dia membuat banyak sekali kesalahan. Itu satu-satunya masalahnya. Jika dia bisa mengatasi itu semua, dia akan bisa menjadi pemain yang sangat bagus,” tambahnya.

Situs Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) juga memuji tinggi permainan Praveen. Pukulan sangat kuat, seolah menjadi gada yang bisa menghancurkan pertahanan terbaik di dunia sekalipun. Tidak cuma sangat keras, Praveen juga berhasil memproduksi pukulan yang sangat unik.

“Sampai-sampai lawan mustahil untuk mengantisipasinya,” tulis Dev Sukumar di situs resmi BWF.

Sukumar menambahkan bahwa kelebihan lain Praveen adalah dia bisa membuat shuttlecock berlari sangat kencang, seolah secepat peluru. Kok hasil sabetan Praveen, akan langsung menghujam telak ke sudut jauh lapangan lawan.

Selain itu, Praveen juga mampu dengan singkat membuat posisi bertahan, menjadi mode serang. “Kemenangan di All England bagaikan babak baru bagi karier mereka,” tulis Sukumar.

Editor : Ainur Rohman



Close Ads