Malaysia Open 2022

Fajar Alfian: Kalau Dibilang, Badan sudah Remuk

3 Juli 2022, 23:33:33 WIB

JawaPos.com-Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto gagal menjadi juara Malaysia Open 2022. Pada partai final, mereka dikalahkan juara dunia 2021 asal Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dalam pertarungan rubber game dengan skor 24-22, 16-21, 21-9.

Dalam laga yang dihelat di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu (3/7) sore, Fajar/Rian memulai laga dengan kurang baik. Mereka selalu tertinggal. Momentum hadir di akhir pertandingan. Fajar/Rian bisa berbalik unggul 20-19 dan 21-20.

Sayang, dalam posisi game point, Rian melakukan service error. Hasilnya, Hoki/Kobayashi mendapatkan momentum untuk mengambil game pertama.

Pada game kedua, permainan Fajar/Rian membaik. Mereka terus memimpin sejak awal. Fajar/Rian akhirnya secara solid merebut game ini.

Pada game ketiga, ganda nomor tujuh dunia tersebut tidak berhasil mempertahankan pola permainan. Sebaliknya, Hoki/Kobayashi begitu nyaman bermain.

“Alhamdulillah kami bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar walau hasilnya belum maksimal,” kata Rian dikutip dari siaran pers PP PBSI.

“Di game pertama kami selalu tertinggal tapi kami terus berusaha mengejar, sayang tidak bisa menyelesaikan saat bisa ambil dua game poin. Di game kedua permainan kami membaik dan bisa menang. Di game ketiga, start kami terlalu lambat, sementara mereka bisa langsung menemukan pola yang tepat,” tambah Rian.

“Hoki/Kobayashi sangat padu. Mereka juga punya power yang kuat dan stamina yang baik. Hari ini mereka bermain sangat stabil,” timpal Fajar.

Fajar/Rian mengaku tidak tampil maksimal di laga kali ini. Alasannya mereka banyak melakukan unforced error. Stamina yang sudah menurun ditengarai mempengaruhi performa dan fokus mereka. Tetapi Fajar/Rian tidak mau menjadikan hal itu sebuah alasan.

“Kami tidak tampil maksimal hari ini, banyak melakukan kesalahan sendiri yang tidak perlu. Kuncinya mungkin tadi di game pertama, sayang kami kurang berani saat dapat dua game point itu,” ucap Fajar.

“Stamina kami memang sudah menurun, tapi itu bukan alasan karena lawan juga pasti merasakan. Lebih ke kurang fokusnya saja,” kata Rian.

Menjadi finalis di Malaysia Open 2022 merupakan runner-up ketiga dari lima final yang dijalani Fajar/Rian sepanjang tahun 2022. Sebelumnya mereka juga menjadi runner-up di Thailand Open (mundur karena cedera) dan Korea Open. Sementara gelar juara diraih di Swiss Open dan Indonesia Masters.

Tidak banyak waktu bagi Fajar/Rian untuk menatap turnamen selanjutnya. Mereka sudah ditunggu Malaysia Masters dua hari mendatang.

“Kami harus benar-benar pintar memulihkan kondisi karena kalau dibilang, badannya sudah remuk istilahnya. Jadi harus pintar dari segi pola makan, istirahat, dan vitamin,” tutur Fajar.

“Pastinya kami menatap ke depan lebih baik lagi. Walaupun di sini hasilnya belum maksimal, kami akan mencoba memperbaikinya lagi, mengevaluasinya lagi apa kurangnya,” tutup Rian.

Editor : Ainur Rohman

Saksikan video menarik berikut ini: