Mola TV PBSI Home Tournament 2020

Dramatis di Game 3, Sikat Unggulan 3, Ganda No 33 Dunia Ranking 3

3 Juli 2020, 16:35:35 WIB

JawaPos.com-Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso meraih medali perunggu pada Mola TV PBSI Home Tournament.

Pada laga perebutan tempat ketiga di lapangan Pelatnas PP PBSI, Cipayung, Jakarta Timur hari ini (3/7), Adnan/Mychelle mengalahkan unggulan ketiga Rinov Rivaldy/Phita Haningtyas Mentari dengan skor 21-15, 14-21, 22-20.

Kemenangan ini di luar dugaan. Sebab, secara ranking dunia, Adnan/Mychelle berada di bawah. Mereka menempati posisi 33 dunia. Sedangkan Rinov/Pitha berada di peringkat 18.

Namun, perbedaan itu tidak terlalu berpengaruh kepada kualitas kedua pasangan. Pada game pertama, Adnan/Mychelle berhasil unggul 13-10, lalu melaju dan menutup game pembuka dengan keunggulan 21-15.

Pada game pertama ini, permainan Adnan/Mychelle sangat solid, pintar, dan efisien dalam mengatur serangan. Mychelle yang berada di area depan, memiliki peran yang sangat baik untuk menghadang serangan dan memulai serangan.

Kandas di game pertama, Rinov/Pitha bangkit pada game kedua. Mereka sempat unggul degan skor 7-2, lalu 11-3 saat interval. Setelah itu, Rinov/Pitha melaju dengan cepat dalam posisi 17-9 dan akhirnya menutup game kedua dengan keunggulan 21-14.

Terlihat, Rinov/Pitha bermain agresif dan tidak gampang kehilangan angka.

Pada game ketiga, Adnan/Mychelle mampu unggul 11-10 saat interval. Namun, Rinov/Pitha berbalik unggul dalam posisi 14-12 dan 17-14.

Adnan/Mychelle tak mau menyerah begitu saja. Mereka menyusul 16-17 dan bahkan mencapai match point dalam kondisi 20-18. Berada dalam posisi sangat baik, Adnan/Mychelle lengah sehingga tersusul menjadi 20-20.

Sayang, dalam posisi kritis, Pitha melakukan dua kesalahan secara beruntun. Smes keras Pitha yang menyangkut di net, memastikan Adnan/Mychelle menempati peringkat ketiga turnamen internal ini.

“Dalam posisi 20-18 itu memang agak santai. Dalam posisi 20-20, harus mikir lagi,” kata Adnan.

Menurut Adnan pelajaran terpenting dalam turnamen ini adalah fokusnya harus lebih meningkat. “Kalau mati sendiri nggak lalu ngedown dan terus dipikirin,” ucapnya.

“Yang penting dari awal harus in. Nggak boleh lihat peringkat lawan lebih tinggi. Secara keseluruhan, kami banyak belajar. Harus fokus dan lebih banyak bermain safe,” imbuhnya.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : Gugun Gumilar



Close Ads