alexametrics
SEA Games 2019

Ganda No 53 Dunia Selamatkan Muka dan Bawa Indonesia ke Final

2 Desember 2019, 17:54:48 WIB

JawaPos.com-Tim putri Indonesia berhasil lolos ke final SEA Games 2019. Gregoria Mariska Tunjung dkk sukses membekap Singapura dengan skor 3-1. Pada partai puncak besok (3/11), Merah Putih akan berhadapan melawan unggulan pertama, Thailand.

Pada pertandingan di Muntinlupa Sports Complex, Metro Manila tersebut, Indonesia membuka keunggulan melalui tunggal pertama Gregoria Mariska Tunjung.

Berhadapan melawan tunggal nomor satu Singapura dan pemain nomor 25 dunia Yeo Jia Min, Gregoria menang dua game langsung 23-21.

Indonesia memperbesar kedudukan menjadi 2-0 melalui ganda dadakan Ni Ketut Mahadewi Istarani/Apriyani Rahayu. Mereka menang mudah atas Jin Yujia/Nur Insyirah Khan dengan skor telak 21-8, 21-8.

Sayang, Fitriani gagal memastikan kemenangan Indonesia. Turun pada partai ketiga, dia kalah dari pemain nomor 99 dunia Jaslyn Hooi Yue Yann.

Fitriani yang menang pada game pertama, 21-13, harus menyerah dalam dua game selanjutnya dalam kedudukan 16-21, 16-21.

Dengan kekalahan ini, Fitriani merupakan satu-satunya pemain putri Indonesia yang selalu kehilangan angka pada nomor beregu SEA Games 2o19. Pada perempat final, dia dikandaskan Vu Thi Trang asal Vietnam.

Dan akhirnya, ganda putri masa depan Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto memastikan tempat Indonesia ke final. Ganda putri nomor 53 dunia itu membekap Shinta Mulia Sari/Crystal Wong Jia Ying dalam dua game langsung, 21-15, 21-19.

Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto bermain baik dan menang pada kesempatan pertama mereka di SEA Games 2019. (Nafielah Mahmudah/PP PBSI)

”Ini pertama kali main, jadi masih penyesuaian lapangan dan shuttlecock. Game pertama masih banyak mati sendiri, pengen buru-buru matiin lawan. Baru pas poin 15-15 kami mulai enak mainnya. Game kedua poin-poin kritis kami bermain lebih tenang lagi,” kata Ribka dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

”Tadi sebenarnya lawannya masih bisa diatasi, tapi kami masih banyak mati sendiri. Kedepannya masih harus yakin diri lagi,” imbuh Fadia.

Indonesia jelas akan susah payah melawan Thailand di final. Apalagi, tim Negeri Gajah Putih berhasil menekuk Malaysia dengan skor 3-0 pada semifinal.

Thailand diperkuat dua tunggal tangguh yakni Ratchanok Intanon dan Busanan Ongbamrungphan.

Gregoria Mariska Tunjung diharapkan tampil baik dan menyumbagkan angka melawan tunggal pertama Thailand Ratchanok Intanon pada final besok (3/12). (Nafielah Mahmudah/PP PBSI)

Manajer tim bulu tangkis Indonesia Eddy Prayitno mengatakan bahwa peluang Indonesia mengalahkan Thailand fifty-fifty. Pemain tunggal Thailand memang sangat tangguh.

Di sisi lain, kelemahan terbesar Indonesia adalah Fitriani yang performanya terus melorot. Namun, Eddy optimis, Indonesia punya peluang meraih emas.

”Thailand punya Ratchanok Intanon. Tapi kami tetap berpeluang. Kami berharap ada poin dari ganda pertama dan kedua, serta dari Gregoria Mariska di tunggal pertama. Tim harus kembali fokus dan bersiap, semoga besok bisa maksimal,” ungkap Eddy.

Final beregu putri akan berlangsung besok (3/12) mulai pukul 10.00 waktu setempat. Atau pukul 09.00 WIB.

Editor : Ainur Rohman



Close Ads