alexametrics
Malaysia Open 2022

Jonatan Christie Mengaku Sangat Menantikan Duel Lawan Viktor Axelsen

2 Juli 2022, 12:52:47 WIB

JawaPos.com-Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie bersiap menghadapi pemain nomor dunia asal Denmark, Viktor Axelsen pada semifinal Malaysia Open 2022 hari ini (2/7). Jonatan, mengaku sudah menantikan partai ini.

“Pastinya bersyukur sekali bisa mendapat hasil yang menurut saya positif. Tapi perjuangan belum usai, besok saya rasa akan lebih berat. Bertemu dengan Viktor Axelsen,” kata Jojo, panggilannya, dikutip dari siaran pers PP PBSI.

“Saya cukup menantikan pertemuan dengan dia setelah pertemuan terakhir terjadi tahun lalu. Kami tahu dia salah satu yang terbaik saat ini. Hal itu bisa dilihat dari apa yang sudah diraihnya beberapa tahun terakhir. Semoga saya bisa menampilkan yang lebih baik dari hari ini,” imbuhnya.

Jonatan sukses melesat ke semi final setelah mengandaskan Prannoy H.S. asal India di babak perempat final. Berlaga di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jonatan menang dua game langsung dengan skor 21-18, 21-16.

“Pertandingan lawan Prannoy cukup membingungkan buat saya. Sebab tadi pagi saya sengaja datang ke lapangan untuk sedikit latihan dan mencoba kondisi anginnya. Tapi saat pertandingan, kondisinya berubah 180 derajat dan itu jujur saya tidak kira,” ungkap Jojo.

“Setelah itu, saya fokus main saja dan baru sadar di game kedua, ternyata kondisinya kebalikan dari pagi tadi. Saya tidak tahu mengapa. Tapi Puji Tuhan saya bisa menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan,” tambah Jonatan.

Sementara calon lawan Jojo, Viktor Axelsen, melangkah ke semifinal dengan mengandaskan tunggal nomor satu Indonesia Anthony Sinisuka Ginting. Axelsen menang dalam rubber game dengan skor 21-18, 17-21, 12-21.

Ini adalah kekalahan ketiga Ginting atas Axelsen dalam tiga turnamen beruntun. Atau yang ketujuh secara beruntun.

Sebelumnya, Ginting kalah dua kali di Indonesia Masters 2022 dan Indonesia Open 2022. Menurut Ginting, faktor kekalahannya terletak di game ketiga selepas interval. Saat ini, Axelsen menggunakan banyak variasi yang menyulitkannya.

“Hari ini permainan berjalan ketat dan intens dari awal sampai akhir. Kuncinya di game ketiga, Axelsen bermain lebih sabar setelah interval. Kondisi sisi lapangan juga lebih menguntungkan buat dia,” ucap Ginting.

“Dia lebih banyak mengontrol saya dengan menempatkan bola ke sisi-sisi lapangan lalu menunggu untuk menyerang.”

“Tadi di game kedua dan game ketiga setelah interval, saya juga sudah mencoba tapi Axelsen memang bermain lebih apik terutama di game ketiga. Saat itu, dia mengeluarkan banyak variasi. Jadi cukup menyulitkan buat saya,” jelasnya.

Walau kalah, Ginting mengatakan bahwa dia kembali mendapat pelajaran berharga.

“Pastinya salah satu pelajaran lagi bisa main sama Axelsen hari ini. Evaluasi harus ada. Baik menang ataupun kalah. Khusus lawan dia, ada evaluasi strategi yang dipakai. Jika apa yang mesti ditingkatkan lagi di latihan. Pelan-pelan semoga bisa menemukan cara untuk mengalahkan dia,” ucap Ginting.

Editor : Ainur Rohman

Saksikan video menarik berikut ini: