
Oscar Piastri (Dok. Crash)
JawaPos.com - McLaren telah memastikan gelar konstruktor Formula 1 2025 di Grand Prix Singapura pada Oktober lalu. Selanjutnya, tim asal Woking, Inggris itu juga berpeluang besar mengunci gelar juara dunia pembalap.
Dua driver McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri saat ini masih berada di posisi satu dan dua klasemen sementara.
Namun, posisi Norris dan Piastri tidak aman. Sebab, pembalap Red Bull Max Verstappen terus membayangi di posisi ketiga.
Bahkan, jarak poin Verstappen dengan pemuncak klasemen (baik Piastri dan kini Norris) semakin tipis.
Dari 104 poin pada akhir Agustus menjadi hanya 36 poin menghadapi empat seri tersisa.
Situasi itu mengingatkan pada musim 2007.
Yakni, ketika dua pembalap McLaren Lewis Hamilton dan Fernando Alonso saling berebut gelar juara dunia.
Sayangnya, ketika itu gelar justru lepas. Pembalap Ferrari Kimi Raikkonen mengambil alih pimpinan klasemen sekaligus merebut gelar juara dunia setelah menang di seri terakhir di Interlagos, Brasil.
Nah, bayang-bayang kegagalan itu bisa saja terulang musim ini. Apalagi, jika McLaren tidak secara tegas memprioritaskan salah satu pembalapnya. Jelang Grand Prix Brasil di Interlagos akhir pekan ini, McLaren menegaskan jika mereka tetap kukuh pada prinsip tim untuk bersikap adil kepada pembalap.
Lebih Pilih Ulang 2007
CEO McLaren Zak Brown bahkan mengatakan bahwa penegakan prinsip tim lebih penting daripada hasil akhir kejuaraan. Dia pun siap andai pada akhirnya Verstappen mampu ‘mencuri’ gelar di detik akhir, sama seperti yang dilakukan Raikkonen 18 tahun lalu.
“Saya akan menjabat tangannya (Verstappen) dan mengucapkan ‘selamat, kerja bagus’,” kata Brown dalam podcast resmi F1: Beyond the Grid. “Yang terpenting bagi saya, kalau kami tidak juara, biarlah kami dikalahkan oleh dia (Verstappen), dan bukan karena kami mengalahkan diri sendiri. Itu prinsip utama kami,” lanjutnya.
Brown sadar dengan apa yang terjadi pada 2007. Raikkonen hanya unggul satu poin dari Hamilton dan Alonso yang memiliki poin sama. Tapi, ‘pelajaran sejarah’ itu tidak membuat McLaren berubah sikap.
“Jika skenario 2007 terulang lagi, saya lebih memilih hasil itu ketimbang segala kemungkinan lain yang mengharuskan kami memihak. Kami tidak akan melakukannya.”

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
