Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Agustus 2025 | 21.05 WIB

Bisa Jadi Panggung Terakhir Bersama, Fajar/Rian Ingin Tutup Kisah 11 Tahun dengan Gelar Juara Dunia!

Fajar/Rian kemungkinan akan berpisah selamanya setelah Kejuaraan Dunia 2025. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com) - Image

Fajar/Rian kemungkinan akan berpisah selamanya setelah Kejuaraan Dunia 2025. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kejuaraan Dunia 2025 kemungkinan akan menjadi panggung terakhir Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Mereka bertekad untuk menutup kisah kebersamaan 11 tahun dengan manis sebagai juara dunia.

Fajar/Rian telah diumumkan akan dipisah sejenak. Fajar akan berduet dengan Muhammad Shohibul Fikri, sedangkan Rian disiapkan untuk berpasangan dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. 

Penyegaran ini dilakukan pasca Fajar/Fikri keluar sebagai juara BWF World Tour Super 1000 di China Open 2025. Mereka bakal dilanjutkan di China Masters 2025, bersamaan dengan duet anyar Rian/Yeremia.

Namun, sebelum berpisah, Fajar/Rian akan kembali berduet terlebih dahulu. Mereka dapat undangan dari BWF untuk mengikuti Kejuaraan Dunia 2025 yang akan berlangsung di Adidas Arena, Paris, Prancis, pada 25-31 Agustus mendatang.

Meski akan berpisah lagi, baik Fajar maupun Rian sudah sepakat untuk tampil maksimal di Kejuaraan Dunia 2025. Apalagi, ajang tersebut bisa jadi panggung terakhir mereka setelah berpasangan sejak 2014 alias 11 tahun lalu.

"Ya kalau dari saya pribadi yang pasti pengen berbuah manis ya sama Rian. sudah 11 tahun juga ya hari kemarin. Yang pasti pengen juara dunia karena kami juga belum pernah meraih titel itu baru juara tiga. Jadi di tahun ini semoga harapan itu bisa membuahkan hasil," kata Fajar ditemui di Pelatnas PBSI, Kamis (14/8).

"Ya, pastinya pengen memberikan yang terbaik persiapannya juga harus baik ya semoga nanti hasilnya baik. Semoga bisa berhasil," timpal Rian.

Di satu sisi, Fajar/Rian juga enggan terlalu menggebu-gebu dalam mewujudkan target juara dunia. Mereka ingin tetap menjaga fokusnya terlebih dahulu agar bisa tampil maksimal di tiap laganya.

"Ya sebisa mungkin apa ya pasti pengen memberikan yang terbaik ya. Tapi, saya juga pengen kontrol juga jangan terlalu menggebu-gebu juga takutnya malah jadi bumerang ya, malah kitanya jadi terlalu beban," tutur Rian.

"Kami pengen menunjukkan yang terbaik, tapi pas mainnya enggak enak dan nanti malah jadinya pressure sendiri. Ya, yang pasti kita harus selalu menjaga fokusnya walaupun nanti dipisah di pertandingan terakhir ini. Semoga bisa memberikan yang terbaik dan semoga berbuah manis," tambahnya.

Karena itu, Fajar/Rian memastikan bahwa persiapan jadi fokus utama kali ini. Prosesnya pun disebut mereka sudah berjalan baik, termasuk sepekan jelang Kejuaraan Dunia 2025.

Eks pasangan ganda putra nomor satu dunia itu memfokuskan diri pada kesehatan dan konsentrasinya agar lebih maksimal. Tentunya latihan teknik juga jadi bagian fokus Fajar/Rian.

Di Kejuaraan Dunia 2025, Fajar/Rian berstatus sebagai unggulan keempat. Mereka pun baru akan bertanding di babak kedua alias 32 besar karena dapat bye di babak 64 besar. 

Fajar/Rian menunggu lawan antara Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai (Hongkong) atau Kevin Lee/Ty Alexander Lideman (Kanada) di babak kedua. Mereka pun akan memantau kedua pasangan yang bisa jadi lawannya tersebut.

"Ya kemarin sudah keluar drawing pasti tidak ada yang mudah ya, apalagi ini kejuanan dunia siapapun pasti berpeluang buat juara dan dilihatnya drawing juga babak pertama kami menunggu pasangan Hongkong vs Kanada," tuturnya. 

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore