Kondisi medali Skateboarder Amerika Serikat, Nyjah Huston terlihat mengelupas dan berkarat. (X.com/@saint)
JawaPos.com - Mendapatkan sebuah medali dalam ajang Olimpiade merupakan impian para atlet di seluruh dunia. Namun, dilaporkan lebih dari 100 atlet mengembalikan medali Olimpiade Paris mereka.
Dilansir dari La Lettre, "lebih dari 100 medali yang rusak telah dikembalikan oleh para atlet yang kesal dengan kualitas medali yang buruk". Pengembalian tersebut dilakukan oleh para atlet karena medali yang sudah mengelupas bahkan ada yang berkarat sehingga kehilangan kilaunya. Beberapa peraih medali tersebut menunjukkan kondisi medali mereka yang sudah rusak di media sosial.
Salah satunya adalah pemenang medali perunggu cabang olahraga Street Skateboarding, Nyjah Huston. Buruknya kualitas medali Olimpiade telah diungkapkan pria asal Amerika Serikat itu sejak bulan Juli tahun lalu melalui akun media sosialnya.
Setelah 10 hari memenangkan medali itu, Nyjah mengunggah video ke media sosialnya. Dalam video tersebut, ia merasa kecewa dengan keadaan medali perunggu yang didapatkannya.
"Medali ini terlihat sangat bagus ketika baru diberikan, tapi setelah dipakai dan terkena kulit yang berkeringat dan membiarkan teman saya memakainya pada akhir pekan. Ternyata kualitas medali tersebut tidak sebagus yang kalian pikirkan, kedua sisinya sudah sangat kasar," ungkap Nyjah.
Lembaga yang bertanggung jawab atas pembuatan dan pengecekan kualitas medali tersebut adalah Monnaie de Paris. Sedangkan, rumah perhiasan Paris Chaumet yang mendesain medali tersebut.
Komplain tentang medali yang buruk sudah ditangani sejak kasus Nyjah Huston tahun lalu, namun sejak saat itu banyak atlet yang mengeluh di media sosial mereka. Perenang asal Prancis, Yohan Ndoye-Brouard dan Clement Secchi, membagikan postingan medali mereka yang sudah rusak di media sosial.
Yasmin Harper dan Scarlet Mew Jensen, penyelam asal Inggris yang memenangkan medali perunggu, juga menunjukkan medali mereka yang sudah mulai mengelupas.
"Terlihat ada perubahan warna karena air atau sesuatu yang terkena medali sehingga menyebabkan lapisan logam berubah warna, tapi saya masih belum yakin," kata Yasmin.
Guna mengatasi komplain-komplain tersebut, Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengatakan, "Monnaie de Paris akan mengganti medali-medali yang rusak secara sistematis dengan ukiran yang sama dengan orisinalnya. Proses penggantian tersebut akan dimulai dalam beberapa minggu mendatang," ujar IOC.
Panitia Olimpiade Paris 2024 dan IOC berjanji kepada para atlet yang telah mengembalikan medali akibat kerusakan untuk segera mengganti medali mereka dengan yang baru.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
