
Mario Suryo Aji saat melakoni sesi latihan bebas Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi, pada 29 September 2023. (Antara/HO/Honda Team Asia)
JawaPos.com – Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji (Honda Team Asia) menyoroti tikungan tajam sebagai salah satu tantangan terbesar yang dia rasakan saat sesi latihan bebas (FP) Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi.
Dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (30/9), Mario finis di P24 dengan catatan putaran terbaik 1 menit 59,171 detik.
"Saya banyak kesulitan di tikungan tajam. Saya tidak bisa mengatur cengkeraman belakang dengan throttle lebih besar dan saya tidak bisa membukanya lebih awal. Perasaan dari P1 ke P2 meningkat pesat, tapi terlalu sulit untuk berkendara seperti ini," kata Mario.
Namun demikian, pembalap muda asal Jawa Timur itu mengatakan dirinya dan tim siap untuk mengevaluasi masalah ini bersama dan melakukan perubahan.
"Kita harus mengevaluasi apa yang terjadi. Saya pikir kami harus melakukan beberapa perubahan, baik dari sisi saya maupun dari sisi teknis. Sekali lagi, saya tidak mendapatkan waktu putaran yang ideal tetapi kami optimistis dapat memperbaiki masalah ini," ujar Mario.
Sementara, rekan satu timnya yaitu Taiyo Furusato berhasil meningkatkan waktu putarannya secara signifikan dibandingkan tahun lalu dan sekarang berada di Q2. Dia mencatatkan waktu putaran terbaik 1 menit 57,591 detik dan finis di P12.
"Resume hari pertama di Motegi ini, menurut saya, optimistis. Saya merasa sedikit mual sehingga membuat performa saya sulit, namun waktu putaran saya meningkat secara signifikan sejak tahun lalu," kata Furusato.
"Saya senang dengan pekerjaan yang dilakukan tim. Kami tidak tahu cuaca apa yang akan kami hadapi besok karena bisa saja hujan, tapi kami akan berusaha memperbaikinya semaksimal mungkin," ujarnya menambahkan.
Di sisi lain, Manajer Honda Team Asia Hiroshi Aoyama mengatakan tim optimistis kedua pembalap bisa menunjukkan performa terbaiknya pada rangkaian Moto3 Jepang, akhir pekan ini.
"Taiyo memulai dengan baik dengan peningkatan signifikan dari P1 ke P2 dan berhasil finis di P12. Sementara Mario kesulitan dengan tata letak yang panjang dan lurus ini. Dia masih harus berkembang. Kami yakin keduanya dapat meningkatkan performanya," kata Aoyama.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
