alexametrics

Kritik Pada PraMel: Juara Sekali, Dua Kali, Sudah Nggak Bisa Melawan

1 Januari 2020, 11:30:47 WIB

JawaPos.com-Pelatih ganda campuran Indonesia Nova Widianto memberikan catatan kepada dua pasangan terbaik Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Menurut Nova, pencapaian Praveen/Melati cukup stabil. Raihan dua gelar turnamen besar secara back-to-back pada kompetisi Super 750: Denmark Open dan French Open memang sangat memuaskan.

Selain itu, mereka juga untuk kali pertama dalam karir berpasangan, berhasil menembus peringkat lima besar dunia.

Namun, konsistensi meraih gelar memang harus ditingkatkan. Sebelum pecah telur di Denmark, Praveen/Melati berhasil mencapai empat final. Yakni di India Open, New Zealand Open, Australia Open, dan Japan Open. Tetapi, mereka gagal memungkasinya dengan gelar.

Nova mengatakan ada hal yang harus PraMel–julukan Praveen/Melati–perhatikan untuk menyongsong tahun penting, 2020.

’’Masalah fokus. Kadang-kadang agak cepat puas. Juara sekali, dua kali, sudah nggak bisa melawan. Kami berharap 2020 mereka bisa mengatasi hal itu. Kalau bisa 2–3 kali juara, terus ada keinginan yang lebih. Semoga tahun depan progres mereka stabil dan bisa masuk top grade,’’ kata Nova.

Sementara itu, Hafiz/Gloria, kata Nova, juga masih memerlukan banyak peningkatan. Terlebih, tahun ini mereka belum meraih titel. Sepanjang 2019, mereka mencapai sekali final dan enam kali semifinal.

Nova lantas memberikan catatan khusus.

’’Untuk mental juara, saya masih lihat (mereka punya). Hanya, variasi pukulan kurang. Jadi, harus ditingkatkan. Dimatangkan lagi,’’ kata peraih perak Olimpiade Beijing 2008 bersama Liliyana Natsir tersebut.

Malaysia Masters menjadi turnamen pembuka 2020. Event tersebut berlangsung pada 7–12 Januari di Axiata Arena, Kuala Lumpur. Turnamen berlevel super 500 itu bisa menjadi langkah awal yang baik bagi tim ganda campuran.

Tetapi, dari hasil drawing, posisi keduanya justru kurang menyenangkan. Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria mungkin bisa bertemu pada babak kedua. Untuk itu, Nova tidak memancang target muluk-muluk.

’’Kami tidak terlalu banyak berharap (pada Malaysia Masters). Mepet sama liburan. Nah, baru di Indonesia Masters kami sebagai tuan rumah. Jadi, target juara di situ,’’ ungkapnya.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gil/c19/cak


Close Ads