JawaPos.com - Sekitar dua tahun dunia seni pertunjukkan dalam kondisi tiarap. Pandemi Covid-19 tak memberikan ruang maupun panggung buat para seniman dan penonton berinteraksi. Situasi itu membuat perekonomian para seniman morat-marit.
Aktor dan seniman Butet Kartaredjasa sendiri banyak menerima keluhan rekan-rekan seniman tentang kondisi itu. Berangkat dari semangat senasib sepenanggungan, Butet lantas meneruskan curhatan para seniman itu ke Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan asisten pribadi Presiden Jokowi.
Respons Presiden Jokowi menurut Butet di luar dugaannya. Mantan Wali Kota Solo itu kemudian mengundang para seniman bertemu langsung di istana pada Januari lalu.
Hasil pertemuan dengan Presiden Jokowi itu Butet dan kawan-kawan dipersilahkan kembali menggelar pertunjukkan. Lalu sekitar Maret, Butet mengajukan proposal kerja sama dengan beberapa BUMN untuk membantu penyelenggaraan pementasan.
Setelah dapat sponsor, Butet pun menggandeng 20 kelompok seni pertunjukan tradisional di wilayah Jogja untuk melakukan pentas.
"Ketoprak, wayang kulit, dan grup musik tradisional semuanya dapat jatah pentas," kata Butet. Pentas dilakukan mulai Agustus hingga November di empat kabupaten dan satu kotamadya di Jogja.