Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Februari 2024 | 06.08 WIB

Ais Shafiyah, Mahasiswa Doktoral Unair Surabaya, Sampaikan Mimpinya lewat Perempuan Semua Bangsa

Mahasiswa doktoral Universitas Airlangga Surabaya Ais Shafiyah. - Image

Mahasiswa doktoral Universitas Airlangga Surabaya Ais Shafiyah.

JawaPos.com–Ais Shafiyah atau akrab disapa Ning Ais, mahasiswa doktoral Universitas Airlangga Surabaya, melakukan bedah buku pertamanya yang berjudul Perempuan Semua Bangsa.

Melalui Perempuan Semua Bangsa itu, Ais mengungkapkan bahwa dirinya ingin berbagi cerita mengenai pengalaman yang banyak didapatkan ketika belajar dan singgah di beberapa negara luar Indonesia.

”Tidak sedikit, ketika saya mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berinteraksi dengan banyak orang di luar Indonesia, banyak pelajaran yang saya dapatkan. Salah satunya di Swiss,” ungkap Ais Shafiyah saat ditemui di Surabaya.

Ais menambahkan, ketika di Swiss, menemui banyak perempuan sukses yang mungkin sebelumnya tidak memiliki privilege atau dari orang tidak berada. Namun akhirnya, lanjut dia, perempuan tersebut bisa sukses dengan kiat masing-masing.

Ais memilih untuk tidak menjual buku Perempuan Semua Bangsa itu. Dia menyampaikan bahwa dirinya akan membagikan buku tersebut secara gratis, terutama kepada para perempuan.

”Sesama perempuan saling berbagi, saling menguatkan,” ucap Ais Shafiyah.

Untuk kepentingan bedah buku, alumnus Cardiff University di usia 20 tahun itu, mencetak 70 buku dan dibagikan kepada para undangan. Sebelumnya, Ais telah memberikan ratusan buku melalui media sosial.

”Di buku Perempuan Semua Bangsa itu, saya juga berbicara tentang salah satu mimpi. Saya bermimpi untuk bisa membagikan ilmu berbahasa Inggris. Saya ingin berkolaborasi dengan banyak pihak untuk bisa mengajar bersama bagaimana berbahasa Inggris secara gratis,” papar Ais Shafiyah.

Selain itu, jubir termuda pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar tersebut juga berharap melalui Perempuan Semua Bangsa, para perempuan di belahan dunia manapun, termasuk Indonesia, tak berhenti berusaha menggapai seluruh cita-cita. Dengan begitu, banyak perempuan bisa meraih kehidupan yang lebih baik.

”Saya pengin anak muda perempuan, setiap anak muda mungkin terlahir unprevilage (tanpa hak khusus) tetapi harus bisa mencari opportunity (kesempatan) dari segi manapun dan jangan sampai stuck (terjebak) di satu titik yang sama,” tutur Ais Shafiyah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore