Paulina Pannen Tekankan Pendidikan Kolaborasi Multidisiplin

17 November 2022, 11:51:03 WIB

KOLABORASI multidisiplin dalam pandangan Direktur Indonesia Cyber Education (ICE) Institute Prof Paulina Pannen begitu penting. Khususnya, di kalangan mahasiswa sarjana (S-1) yang selama ini dikenal monodisiplin lantaran mempunyai satu bidang ilmu sendiri.

Paulina mencontohkan dirinya yang lulusan S-1 bahasa Inggris. ”Dibilang bahasa Inggris itu speaking-speaking doang atau baca saja. Ikut kursus saja bisa, kenapa jadi sarjana,” katanya setelah International Conference of Multidisciplinary Academic Studies (ICoMUS) di Jakarta akhir pekan lalu (12/11).

Kuliah bahasa Inggris, kata dia, tidak sesempit itu. Harus memiliki paradigma yang luas. Misalnya, mengembangkan kemampuannya dengan membuka lembaga kursus bahasa Inggris. ”Tetapi, saya tidak bisa sendirian,” katanya. Paulina harus berkolaborasi dengan temannya yang menguasai bisnis dan kewirausahaan.

Perubahan paradigma supaya bisa berkolaborasi multidisiplin harus dimulai dari dosen. Misalnya, dengan melakukan penelitian yang melibatkan mahasiswa lintas disiplin.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : wan/c6/fal

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads