alexametrics

Kisah Sukses Sambal Bu Rudy hingga Ekspansi ke Harbour Nine Perak

15 November 2019, 08:00:57 WIB

JawaPos.com – Apabila mampir ke Surabaya, jangan lupa membeli oleh-oleh Sambal Bu Rudy. Bahkan, masyarakat sampai mengatakan suatu kerugian apabila datang ke Surabaya, tapi tidak beli buah tangan berbentuk sambal itu.

Sosok yang berada di balik suksesnya bisnis kuliner “Sambal Bu Rudy” yang melegenda itu adalah Lanny Siswadi. Sambal bawang yang awalnya hanya untuk santapan bersama suami itu pun digemari masyarakat Indonesia.

“Suami saya itu suka mancing. Hasil pancingan biasanya digoreng, dibakar, dan saya coba-coba bikin sambalnya, eh ternyata pada suka. Teman-teman yang nyoba juga komen, ‘enak sambelnya, kamu jual saja, pasti laku’,” ujar Lanny bernostalgia.

Awalnya Lanny ragu untuk berjualan sambal, tapi berkat dukungan keluarga dan kerabat akhirnya ia mantap berdagang dengan menyasar orang dekat.

Hasilnya menggembirakan, masyarakat yang mencicipi sambal tersebut pun menyukainya. Dengan modal yang sudah terkumpul, dia akhirnya menyewa tempat di bilangan Dharmahusada, Surabaya yang kini menjadi pusatnya Depot Bu Rudy.

“Perjalanan ini tentunya tak sebentar. Dari rumah ke rumah, teman ke teman, buka warung mobil pinggir jalan. Setelah beberapa tahun berjalan, saya lanjutkan lagi, saya teruskan lagi. Dan di tempat ini pertamanya saya ngontrak, akhirnya terjadilah rumah makan Bu Rudy sampai hari ini,” ucapnya.

Salah satu Toko Sambal Bu Rudy yang melegenda di salah satu sudut kota Surabaya. (Istimewa)

Bisnis yang telah berjalan selama 24 tahun ini sekarang mempunyai tujuh depot Sambal Bu Rudy yang berada di kawasan Surabaya dan Gresik. Beberapa cabang tersebut antara lain, Kupang Surabaya, Anjasmoro Surabaya, Wahidin Gresik, Dupak Surabaya, dan dua tempat di Pasar Atum Surabaya. Produknya pun bervariasi tidak hanya sambal bawang, tapi juga makanan dan minuman, cemilan, gorengan, kue, hingga permen.

Istri dari Rudi Siswadi ini punya resep khusus agar sukses dalam berbisnis kuliner, yakni bekerja dengan hati dan tulus melayani.

“Karena saya bekerja dengan hati. Dengan tulus saya mau melayani orang supaya orang seneng dengan produk saya. Yang penting saya menjalani pekerjaan dengan hati,” kata dia.
Selain itu, pemilihan lokasi juga merupakan strategi penting untuk mengembangkan bisnis, seperti kemudahan akses, nyaman dan tempat usaha mudah dikenali. Selama ini, perempuan kelahiran 10 Oktober 1953 ini memercayakan lokasi usahanya di Ruko Citinine (Citi9).

“Waktu buka di Gresik, saya menempati ruko Citi9. Tempatnya sangat bagus, strategis. Orang Gresik senang Bu Rudy buka di situ, karena kompleknya bagus, parkirannya besar. Citi9 memberi fasilitas dan selalu menawarkan yang bagus dan terbaik,” akunya.

Ia juga membeli beberapa unit produk Citi9 di lokasi lain dalam pengembangan bisnis kuliner bercitarasa pedas tersebut. Di antaranya di Kawasan Citi9 Driyorejo, Grand Plaza Gresik, Pandaan, Ahmad Yani, Merr, dan terbaru area Pelabuhan Tanjung Perak, Harbour Nine.

“Yang terbaru Citi9 di daerah Tanjung Perak (Harbour 9). Tempatnya sangat bagus ada di tengah kota. Saya ambil 3 unit di situ untuk buka resto baru Bu Rudy. Lokasinya ramai, pas untuk membuka usaha atau pengembangan bisnis,” terangnya.

Lanny berkata bahwa Harbour 9 tempat yang istimewa karena merupakan pusat bisnis dan perdagangan terbesar yang lokasinya tepat di jantung Pelabuhan Tanjung Perak. Lokasinya sangat strategis yakni di antara tiga jalan utama, Jalan Ikan Kakap, Jalan Gresik, dan Jalan Ikan Dorang yang menjadi lintasan banyak kendaran.

Lokasi yang strategis ini membuat Harbour 9 mudah dijangkau dan menjangkau banyak tempat. Hanya butuh waktu 10 menit dari Pelabuhan Perak, 3 menit dari gerbang Tol Dupak, 10 menit dari pusat Kota Surabaya, 8 menit dari Pasar Atom dan ITC, 8 Menit dari Dupak Grosir, dan tidak jauh dari Stasiun Pasar Turi.

Harbour 9 terbagi dalam enam blok di mana bangunan di dalamnya terdiri dari satu hingga tiga lantai. Bangunan di Harbour 9 bergaya modern, unik dan mengesankan kemewahan.

Dapat dipastikan, para penghuni dan mereka yang berkunjung akan merasa nyaman sebab Harbour 9 memiliki area parkir yang luas, lingkungan bersih dan asri. Setiap unit juga sudah dilengkapi dengan listrik PLN berdaya 2200 Watt, tandon air kapasitas 1,5 meter kubik, PPN, instalasi saluran air bersih dan izin IMB. Pembelian dapat dilakukan secara tunai di kisaran Rp3,5 miliar dan juga KPR dengan bunga ringan.

Habour 9 tak hanya menawarkan lokasi berbisnis yang ideal tapi juga investasi jangka panjang yang menjanjikan. Pasalnya, harga properti di kawasan Tanjung Perak cenderung naik tinggi setiap tahun seiring pembangunan yang terus berjalan.

“Pokoknya ruko Citi9 bagus bangunannya dan strategis tempatnya. Makanya kalau saudara mau buka usaha, deket bu Rudy saja. Deket sama Bu Rudy, biar kecipratan rezekinya,” ujarnya tertawa.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ARM



Close Ads