alexametrics

Pelajari Suara hingga Jadi Pekerjaan

6 Juni 2022, 11:13:17 WIB

JawaPos.com – Kartika Dewi Luky sangat menikmati pekerjaannya sebagai sound designer di Respawn Entertainment, salah satu studio pengembangan video game di California, Amerika Serikat. Pasalnya, sejak kecil Kartika tertarik dengan segala sesuatu yang fictional.

”Aku suka dengan fiksi-fiksi. Science fiction, CGI, dan aku juga suka main game. Dari situ aku berpikir, ya udah masuk video game aja. Bisa kerja, menghasilkan uang dengan melakukan apa yang aku suka,” ujarnya.

Menurut Kartika, konsep dan teknis pekerjaan di studio video game hampir sama seperti film. “Di film atau video game kebanyakan sound effect-nya artificial. Contohnya, efek suara langkah kaki. Itu termasuk kerjaan bagi sound designer untuk membuat suara yang berkarakter dan realistis,” tuturnya.

Kartika Dewi Luky. (Kartika Dewi Luky untuk Jawa Pos)

Untuk diketahui, pekerjaan sound designer adalah membantu pembuatan suara serta menaruh suara di beragam scene yang ada agar membuat cerita lebih menarik di dalam game. “Proses pembuatan suaranya bermacam-macam. Bisa record secara langsung suara yang kita inginkan atau beli di commercial library khusus suara seperti Boom Library, Prosoundeffect, dan Soundsnap. Suara yang kita dapat itu bisa diedit atau dibentuk jadi satu dengan hasil rekaman kita,” terangnya.

Kartika menjelaskan bahwa industri game di Amerika terbilang cukup kompetitif dan segmented. Karena itu, lowongan pekerjaan di industri tersebut sangat sedikit. ”Bahkan, di Amerika pun pekerjaan seperti ini masih sedikit dan kompetitif,” ungkapnya.

Kartika mengaku tertarik mempelajari berbagai macam software untuk mengedit suara saat masih SMA. Saat kuliah pun, Kartika tidak ingin menjadi musisi yang perform di panggung, namun lebih memilih jurusan yang bisa memperdalam ilmu sound design. Kartika lulus dengan predikat cum laude dari Jurusan Music in Electronic Production and Design, Berklee College of Music.

Saat kuliah, dia meraih beasiswa dan penghargaan seperti Video Game Audio Endowed Scholarship for Women (2021) dan Suzanne Ciani Award (2021). Setelah lulus, Kartika aktif berkontribusi dalam proses film dan TV sebagai sound designer and sound editor di Dirt to Soil (2022) dan Tale of the Song (2021).
Di dunia video game, Kartika terlibat sebagai associate sound designer dalam Star Wars Jedi: Survivor (2023) dan sebagai sound designer, audio implementer, composer dalam Dream Machine (2021).

Editor : Banu Adikara

Reporter : ARM

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads