alexametrics
Liga 1 2019

Aji Santoso: Karena Persebaya Adalah Tim yang Membesarkan Saya

31 Oktober 2019, 16:23:21 WIB

JawaPos.com – Bukan kejutan ketika manajemen Persebaya Surabaya memutuskan merekrut Aji Santoso sebagai pelatih menggantikan Wolfgang Pikal. Sebab, sebelum Pikal akhirnya jadi pelatih, yang seharusnya sepaket dengan Alfred Rield, Aji adalah sosok yang didekati Green Force.

Sayang, ketika itu, mantan kapten Persebaya tersebut telah menjalin kontrak dengan klub Liga 2 PSIM Jogjakarta setelah sebelumnya dipecat Persela Lamongan. Bagi Aji, ini klub ketiganya selama musim 2019. Persela, PSIM, dan sekarang Persebaya.

Persebaya Surabaya

Sedangkan bagi Persebaya, Aji juga menjadi pelatih ketiganya musim ini. Di awal musim bersama Djadjang Nurdjaman, lalu berganti ke Wolfgang Pikal setelah batal dengan Rield, dan sekarang Aji. Meski Aji dan Persebaya musim ini sama-sama tidak luar biasa secara prestasi, tapi relasi emosional keduanya diyakini bisa mengubah keadaan.

”Terima kasih saya diberi kesempatan melatih di Persebaya. Di mana sebelumnya saya sempat mendapat tawaran, tapi situasinya tidak memungkinkan. Tentu saya menerima tawaran ini dengan pertimbangan matang, karena Persebaya adalah tim yang membesarkan saya,” kata Aji di situs resmi klub.

Sejak Persebaya bangkit dan kembali berkompetisi, Aji menjadi pelatih pertama yang benar-benar punya tradisi Green Force. Dia pernah menjadi kapten ketika membela Persebaya dan menjuarai Liga Indonesia 1996-1997. Dia juga pernah menjadi pelatih Persebaya pada era IPL.

Sebelumnya, pernah pula Aji menjadi pelatih sementara pada musim 2009-2010. ”Ini adalah periode ketiga saya. Pertama saat playoff promosi melawan PSMS sebagai careteker, kemudian ketika IPL yang juara paro musim, dan kemudian dihentikan. Di mana salah satu pemain ada Rendi Irwan yang sekarang ada di tim,” beber Aji.

Itulah yang membedakan Aji dengan Iwan Setiawan, Angel Alfredo Vera, Djadjang Nurdjaman, dan Wolfgang Pikal. Aji punya tradisi dan mentalitas juara dari Persebaya. Apalagi, dia akan bergabung dalam tim pelatih yang dihuni dua rekannya selama di Persebaya, Bejo Sugiantoro dan Uston Nawawi.

Mereka bertiga berada dalam tim yang sama ketika membawa Persebaya juara Liga Indonesia 1997. Mantan pelatih Arema itu juga mengatakan, sudah melakukan komunikasi dengan dua rekannya. ”Kebetulan kami sudah pernah bekerja sama. Dan sejak komunikasi dengan manajemen, saya telah berbicara dengan mereka,” ujar Aji.

Nah, tugas berat akan diemban Aji. Sebab, setelah tiga kekalahan beruntun, tuntutan menang menjadi pekerjaan rumah yang berat. Apalagi, dalam laga berikutnya, Ruben Sanadi dkk akan menghadapi PSM Makassar di Stadion Batakan, Balikpapan (2/11).

Editor : Mohammad Ilham

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads