alexametrics
Liga 1 2019

Wahyudi Hamisi: Saya Tidak Bersalah, Mungkin Wasit Khilaf

31 Juli 2019, 16:30:21 WIB

JawaPos.com – Kiper Persela Dwi Kuswanto telah buka-bukaan dan meminta maaf terkait dengan insiden tandukan kepada pemain Borneo FC Wahyudi Hamisi (29/7). Bagaimana dengan komentar Wahyudi terkait insiden itu. Kenapa bisa terjadi. Berikut wawancara Jawa Pos dengan Wahyudi Hamisi.

Apa sebetulnya yang terjadi sebelum Dwi Kuswanto menandukmu?

Berawal dari tendangan penjuru, saya meloncat berusaha mendapatkan bola. Kemungkinan kepala saya mengenai sikut Dwi Kuswanto. Setelah itu, saya hendak kembali ke area pertahanan. Lalu, terjadilah kejadian itu.

Borneo FC

Sebelum kejadian, apa kamu melakukan provokasi kepada kiper Persela?
Saya tidak mengatakan apa pun kepada kiper Persela. Saat itu, ketika hendak kembali ke area bertahan, saya hanya melirik dia beberapa detik. Tidak ada satu kata pun keluar dari mulut saya. Saya tidak ngapa-ngapain. Di rekaman yang beredar bisa dilihat kalau sebelum kejadian memang tidak terjadi apa-apa.

Setelah mengeluarkan kartu merah untukmu, wasit Wawan Rapiko tidak menjelaskan apa kesalahan yang kamu lakukan?

Tidak sama sekali. Bahkan, saya baru tahu kalau Borneo FC dapat penalti saat dikasih tahu Umay (Ambrizal Umanailo) di ruang ganti. Setelah mendapat kartu merah, saya langsung ke ruang ganti. Saat itu saya takut dimarahi pelatih dan pemain lainnya.

Apa harapanmu sekarang setelah insiden itu sangat ramai dibicarakan dan diperdebatkan?

Saya mau banding atas kartu merah yang saya dapatkan. Sebab, saya memang tidak bersalah. Mungkin saat itu wasit khilaf.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads