alexametrics
Liga 1 2019

Nasib Djanur Ditentukan Setelah Persebaya Melawan Persipura

31 Juli 2019, 17:30:34 WIB

JawaPos.com – Kesabaran manajemen Persebaya Surabaya menipis. Lima laga tanpa kemenangan membuat posisi pelatih Djadjang Nurdjaman berada di ujung tanduk. Keputusan akan diambil setelah laga kontra Persipura Jayapura (2/8).

’’Setelah lima laga tanpa kemenangan, kami coba kembali ke level tertinggi. Makanya, lawan Persipura itu jadi patokan,’’ kata Candra Wahyudi, manajer Persebaya. Lantas, bagaimana jika Persebaya kembali meraih hasil minor? Candra sudah punya rencana. ’’Lihat saja nanti. Apakah sudah saatnya sekarang (ganti pelatih),’’ terang pria asal Bojonegoro tersebut.

Persebaya Surabaya

Menurut dia, performa Persebaya sudah benar-benar anjlok. Laga kontra Semen Padang (28/7) yang berakhir tanpa gol jadi puncaknya. Candra menilai, itu adalah penampilan terburuk Green Force –julukan Persebaya– sepanjang musim ini. ’’Padahal, peluang menang ada, tapi kami gagal memanfaatkan itu,’’ ujarnya. Karena itu, sangat wajar jika manajemen mulai melakukan evaluasi.

Meski begitu, Djanur memilih tenang. Dia juga tak membantah pernyataan Candra. Pelatih 60 tahun itu kecewa dengan penampilan anak asuhnya saat bersua Semen Pedang. ’’Itu penampilan terjelek kami,” keluh Djanur. Dia menjelaskan, ada beberapa faktor yang membuat Green Force loyo dalam lima laga terakhir. Pertama adalah soal taktikal. ’’Finishing masih kurang. Kami akan drill terus,” terangnya.

Selain itu, faktor nonteknis menjadi pemicu penampilan buruk anak asuhnya. ’’Persebaya ini kan tim besar. Ada beban untuk menang. Mungkin itu memengaruhi mental pemain,” kata mantan pelatih Persib Bandung tersebut.

Beban makin berat lantaran performa Persipura tengah menanjak. Di tangan Jacksen F. Tiago, Mutiara Hitam –julukan Persipura– mampu bangkit. Mereka meraih dua kemenangan beruntun. Belum lagi, statistik Jacksen kala menghadapi Persebaya cukup bagus. Musim lalu, dua kali Jacksen bersua Persebaya saat masih membesut Barito Putera. Hasilnya, dua kali pula Persebaya menelan kekalahan.

Persipura juga memiliki waktu recovery lebih lama. Sebab, laga kontra Persija (27/7) harus ditunda. Skuad Mutiara Hitam sudah sepekan berada di Surabaya. Meski begitu, Djanur tak gentar. ’’Kami sudah motivasi anak-anak, mereka antusias untuk kembali mempersembahkan kemenangan,” terang pelatih asal Majalengka itu.

Beruntung, Persebaya mendapat angin segar. Bek Hansamu Yama dan winger Osvaldo Haay dipastikan sudah bisa tampil. Sebelumnya, dua pemain itu absen lantaran cedera. ’’Tinggal Oktafianus Fernando yang absen. Dia sudah membaik, tapi kondisinya belum 100 persen,” ucap Djanur.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads