alexametrics
Liga 1 2019

Arema Hampir Tanpa Cela, Persib Tumpul di Depan dan Rapuh di Belakang

31 Juli 2019, 15:30:35 WIB

JawaPos.com – Robert Rene Alberts, tampaknya, tak akan bisa tidur nyenyak. Posisinya sebagai pelatih Persib Bandung bisa jadi terancam. Sebab, dalam dua laga terakhir, Persib harus menelan kekalahan. Setelah dilibas Bali United dengan skor 0-2 (26/7), tim berjuluk Maung Bandung itu dibantai Arema FC. Skornya sangat telak, 1-5 (30/7).

Bahkan, gawang Persib yang dikawal M. Aqil Savik sudah kebobolan dua gol saat laga baru berjalan lima menit. Masing-masing lewat Dendi Santoso (4’) dan Makan Konate (5’). Arema yang mendapat dukungan 31.599 suporter pun makin menggila.

Arema FC

Mereka menambah keunggulan melalui Arthur Cunha (40’). Dua gol tambahan lainnya tercipta di babak kedua lewat Rivaldi Bawuo (66’ dan 90’). Sementara itu, gol hiburan Persib diciptakan Febri Haryadi (90+2’).

Alberts mengakui absennya beberapa pemain kunci membuat timnya sulit membendung dominasi Arema. Tanpa Bojan Malisic, lini pertahanan Persib sulit mematahkan serangan Arema FC. Kemudian, lini serang mereka juga tumpul. Artur Gevorkyan yang diproyeksikan sebagai pengganti Ezechiels N’Douassel tak memberikan banyak ancaman.

Persib juga menghadapi krisis penjaga gawang menyusul cedera yang menimpa M. Natsir dan I Made Wirawan. Praktis, M. Aqil Savik yang menjadi tumpuan melaqan Arema. Kiper 20 tahun itu terlihat masih demam lapangan. Namun, Robert tak mau menimpakan kesalahan kepada Aqil.

Persib Bandung

”Aqil menurut saya kiper muda yang menjanjikan. Laga ini menjadi pengalaman yang berharga baginya. Dan jadi pelajaran di debutnya sebagai starter,” tutur Robert.

Di sisi lain, pelatih Arema FC Milomir Seslija mengapresiasi penampilan edan dari anak asuhnya. Menurut pelatih asal Bosnia tersebut, hampir tidak ada cela dari performa Singo Edan –julukan Arema– tadi malam. Bahkan, lanjut Milo, seluruh pemainnya layak menjadi man of the match.

”Saya kira ini menjadi permainan sepak bola yang bagus di Indonesia. Apalagi dengan dukungan Aremania yang seperti tadi, mungkin Arema tidak akan terkalahkan. Semoga kemenangan ini bisa berlanjut,” tutur mantan pelatih Madura United itu.

Kemenangan tersebut bukan sekadar ajang pembantaian. Lebih dari itu, Arema bisa mengakhiri dominasi Persib dalam dua musim terakhir. Ya, sebelum menang telak Selasa malam (30/7), Arema tak pernah menang dalam tujuh pertemuan terakhir melawan Persib. Dengan perincian, lima kali seri dan dua kali kalah.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : nia/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads