alexametrics

Kapten PSIS Semarang Ziarah ke Makam Erik Dwi

31 Mei 2019, 15:21:15 WIB

JawaPos.com – Keinginan kapten PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto berziarah ke makam Erik Dwi Ermawansyah akhirnya terwujud. Dia ditemani General Manager PSIS, Wahyu Winarto, asisten pelatih Dwi Setiawan, dan masseur Kasmadi.

Hari dan rombongan PSIS tiba di rumah Erik di kawasan Sambikerep, Surabaya, Kamis (30/5) tepat pukul 13.00 WIB. Mereka disambut orang tua Erik, yakni Gimin dan Sutrani. Setelah itu, mereka menuju ke makam Erik di TPU Kalijaran. Jaraknya hanya 200 meter.

Berada di pusara Erik membuat Hari tidak kuasa menahan kesedihan. Matanya tampak berkaca-kaca. Maklum, Erik dulu sangat dekat dengan Hari. “Saat saya baru datang saja, orang tua Erik sudah menangis. Saya sangat sedih sampai tidak bisa berucap apa-apa,” kata pemain kelahiran 31 Juli 1989 tersebut kepada Jawa Pos.

Dari pertemuan itu, orang tua Erik banyak berkisah. Termasuk tentang Erik yang nyaris bergabung dengan Madura United awal musim ini. “Erik ditawari bergabung,” ujar Sutrani, ibunda Erik, kepada Jawa Pos.

Sejatinya Erik akan bertemu dengan Manajer Madura United Haruna Soemitro pada Minggu (27/1). Mereka bakal membahas kontrak. “Erik sudah kelihatan senang sekali. Apalagi, rumah pacarnya kan di Pamekasan,” jelas perempuan 53 tahun tersebut.

Namun, takdir berkata lain. Pada Jumat (25/1) atau dua hari sebelum pertemuan itu, Erik berpulang akibat serangan jantung. Saat dimintai konfirmasi, Haruna tidak membantah sudah menjalin komunikasi dengan Erik. Karena itu, begitu tahu Erik berpulang, dia langsung bertolak ke rumah duka.

“Padahal, sudah kami skemakan kebutuhan tim. Kami juga perlu Erik untuk musim ini,” ungkap Haruna saat dihubungi Jawa Pos.

Bagi Haruna, Erik bukan orang baru. Dia sudah mengenal pemain yang meninggal dunia pada usia 23 tahun tersebut saat masih menimba ilmu di Mitra Surabaya. “Almarhum itu pendiam dan pekerja keras,” papar mantan ketua Asprov PSSI Jatim tersebut.

Editor : Edy Pramana

Reporter : gus/c14/bas



Close Ads