alexametrics
Liga 1 2019

Putaran Pertama Dahsyat, Putaran Kedua Anjlok, Tira Persikabo Pecat RD

30 November 2019, 08:25:26 WIB

JawaPos.com – PS Tira Persikabo sempat pole position dalam pacuan persaingan Liga 1 2019. Mereka bahkan sukses mencatat rekor tak terkalahkan dalam 13 laga secara beruntun. Tapi, setelah itu rekor buruk menghampiri Tira Persikabo. Mereka kini menorehkan catatan buruk tak pernah menang dalam 14 laga terakhir.

Dampaknya, manajemen Tira Persikabo harus bersikap tegas. Kemarin pagi mereka resmi mendepak pelatih Rahmad Darmawan. Meski dipecat, RD –sapaan akrab Rahmad Darmawan– tetap menghormati kontrak. Kemarin sore dia masih melatih Abduh Lestaluhu dkk di Lapangan Pusdikzi Bogor. ’’Ya karena memang baru besok (hari ini, Red) saya tidak boleh melatih lagi,’’ kata pria asal Kota Metro, Bandar Lampung, itu kepada Jawa Pos kemarin (29/11).

Tira Persikabo

Kecewa? RD tidak menampiknya. Sebab, sebetulnya dia masih punya pekerjaan rumah untuk skuadnya. Bahkan, RD sempat meminta agar di sisa lima pertandingan tetap boleh mendampingi pemain. ’’Saya ingin anak-anak bisa fokus menyelesaikan kompetisi. Tapi keputusan sudah dibuat, saya bisa mengerti,’’ ujarnya.

Pria 53 tahun tersebut menjelaskan, sebenarnya ketika dirinya didapuk jadi pelatih Tira Persikabo, target realistis yang dibebankan kepadanya adalah menyabet gelar tim fair play pada akhir musim. Target itu sudah diraih pada putaran pertama. Tira Persikabo mendapat predikat tim paling fair play. ’’Ya saya mengubah fundamental permainan tim. Ingin mengubah image masyarakat terhadap tim. Target terealisasi, di putaran pertama kami menyabet gelar tim fair play, prestasi cukup bagus,’’ terangnya.

Di kontraknya juga hanya tertulis manajemen akan melakukan evaluasi jika tim kalah empat kali berturut-turut. RD menegaskan, Tira Persikabo tidak pernah mengalami hal tersebut. ’’Paling dua kali berturut-turut, sesudah itu draw,’’ urainya.

Namun, suami Dinda Eti Yuliawati tersebut tetap legawa. Dia menyadari bahwa yang diraih timnya belum memuaskan manajemen. ’’Ini perjalanan yang harus dilalui, saya siap. Tapi, itu sekali lagi saya bisa mengerti, saya sekarang loyal kepada sebuah keputusan. Saya punya masa depan. Saya akan menatap itu,’’ tandasnya.

RD menjelaskan beberapa faktor yang membuat performa timnya kedodoran. Yakni, kalender laga internasional. Banyak pemain Tira Persikabo yang ikut training camp jangka panjang timnas Indonesia, baik di level senior maupun kelompok usia.

Nah, RD memberikan saran soal pemanggilan pemain untuk timnas. Yakni, PSSI harus percaya pada kualitas kompetisi. Baik Liga 1 maupun Liga 2.
Artinya, RD tidak setuju ada TC jangka panjang untuk timnas. ’’Tidak perlu lagi TC jangka panjang, ending-nya beda program antara klub dengan timnas,” sarannya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : Rid


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads