alexametrics
Liga 1

Manajer Borneo Andri Dauri: PSSI Harus Lebih Tegas Terapkan Aturan

30 Juli 2019, 11:00:13 WIB

JawaPos.com – Amarah tumpah di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin malam (29/7). Suporter Persela Lamongan yang tidak puas dengan keputusan wasit yang memimpin laga kesebelasan kesayangannya dengan Borneo FC sempat masuk lapangan saat pertandingan berakhir. Mereka hendak menyerang wasit Wawan Rapiko. Tapi, aparat sigap sehingga suporter bisa diarahkan kembali ke tribun.

Namun, amarah mereka belum benar-benar padam. Ribuan suporter memilih menutup bagian barat stadion. Mereka masih ingin menumpahkan kekesalannya kepada wasit. Suasana di depan stadion terasa mencekam. Para koordinator suporter Persela bersama Manajer Persela Edy Yunan Ahmadi berusaha menenangkan mereka. Yunan pun berorasi di tengah-tengah suporter yang sedang marah tersebut.

Persela Lamongan

“Kita semua melihat bahwa Persela ingin memenangkan pertandingan. Tapi, ini pertandingan. Percayakan kepada kami, kami akan layangkan protes resmi ke PSSI atas kepemimpinan wasit malam ini,’’ kata Yunan di hadapan ribuan suporter Persela.

Dia pun meminta suporter untuk mundur dan pulang. ’’Silakan kembali ke rumah masing-masing. Kami tahu kalian semua kecewa. Kami juga sangat kecewa. Karena itu, kami akan layangkan protes resmi,’’ tambah Yunan.

Suporter Persela pun berangsur-angsur pulang. Meski mereka sangat marah, tidak ada perusakan. Tidak ada aksi bakar-bakar atau pelemparan batu. Pemain Borneo dan wasit pun akhirnya meninggalkan stadion pukul 22.15 WIB. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, mereka diangkut dengan dua truk polisi sampai ke perbatasan Lamongan-Gresik. Setelah itu, pemain dan ofisial Borneo melanjutkan perjalanan ke tempat menginap mereka di Gresik dengan bus.

Borneo FC

’’Apa yang terjadi malam ini harus menjadi pelajaran kita semua. Bukan hanya bagi Persela dan Borneo. Tapi, pelajaran bagi 18 tim beserta suporternya dan sepak bola Indonesia,’’ ucap Manajer Borneo Andri Dauri Husain. Maksudnya, tim dan suporter harus memahami aturan pertandingan. Juga menghormati setiap keputusan wasit. Sekalipun itu menyakitkan.

’’PSSI juga harus lebih tegas dalam menerapkan aturan. Jangan ada toleransi dalam hal verifikasi apa pun itu. Sehingga pertandingan itu nyaman bagi pemain, perangkat pertandingan, dan penonton,’’ imbuhnya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : Fim/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads