JawaPos Radar

Video Viral, Pemain Persija Akan Terjerat UU ITE?

30/03/2018, 14:05 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Video Viral, Pemain Persija Akan Terjerat UU ITE?
Petinggi Viking bersama Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo (Siti Fatonah/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kepolisian Polrestabes Bandung akan mempelajari video yang diunggah salah satu akun pemain Persija Jakarta sebagai bahan atau barang bukti laporan tersebut.

Hal tersebut diungkapkan saat Viking Persib Club (VPC) mendatangi Mapolrestabes Bandung pukul 16.40 WIB, Kamis (29/3) kemarin. Hal ini bermaksud VPC akan membuat laporan terhadap tiga pemain Persija Jakarta yang mengunggah video dengan kata-kata rasis di media sosial, Rabu (28/3) lalu.

Para petinggi VPC yakni diwakili Dirigen Peraib Bandung Yana Umar dan rekan-rekan lainnya disambut hangat Kapolrestabes Bandung Hendro Pandowo di ruang kerjanya.

Saat itu, Yana Umar dan rekan lainnya menceritakan kejadian dan isi video yang mempertontonkan tiga pemain Persija Jakarta Gunawan Dwi Cahyo, Riko Simanjuntak dan Ahmad Syaifullah yang berkata rasis kepada suporter Persib Bandung.

Namun Kapolrestabes Bandung belum bisa menyebut kasus tersebut melanggar pidana atau tidak, karena pihaknya harus mempelajari terlabih dahulu laporan tersebut.

"Itu harus dipelajari, sekilas nanti penyidik yang akan menyimpulkan. Pemeriksaan ahli, saksi, apakah itu melanggar perbuatan suatu pidana UU ITE atau tidak," kata Hendro di Mapolrestabes Bandung, Kamis (29/3).

Selain Kapolrestabes, dalam ruangan pun terlihat hadir Kasatreskrim, dan intel yang ikutserta mendengarkan cerita dari VPC. Maka saat ini belum bisa dipastikan video termasuk ujaran kebencian atau tidak. "Nanti dipelajari dan mebahas perkara video tersebut kemudian menentukan kontruksi pasal untuk dilakukan pembuatan laporannya," jelasnya.

Kapolrestabes pun mengapresiasi tindakan yang dilakukan suporter Maung Bandung ini, karena merespon kasus ini dengan tenang dan diserahkan kepada pihak kepolisian.

"Ini adalah satu contoh yang baik dari rekan-rekan Viking karena menyerahkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan maupun mencari solusi," ungkapnya.

Jika permintaan yang diberikan VPC terkait permohonan maaf tiga pemain Macan Kemayoran tidak membuahkan solusi maka akan diproses secara hukum. Tapi saat ini petinggi Bobotoh sudah berjanji akan meredam perseteruan ini, jadi diharapkan Bobotoh tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang mengarah ke proses hukum di kemudian hari.

(ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up