alexametrics
Piala Presiden 2019

Skuad TIRA-Persikabo Serang Wasit, RD Langsung Minta Maaf

29 Maret 2019, 19:55:50 WIB

JawaPos.com – Pelatih PS TIRA-Persikabo Rahmad Darmawan meminta maaf atas insiden yang terjadi pada pertandingan melawan Persebaya Surabaya, Jumat (29/3) petang. Menurutnya, kegaduhan itu hanya luapan emosi belaka.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) itu berhasil dimenangkan Persebaya dengan skor 3-1. Laga babak 8 besar Piala Presiden 2019 itu memang panas. Dua kartu merah dijatuhkan kepada pemain TIRA-Persikabo, Rifad Marasabessy dan Manahati Lestusen.

Selain itu, wasit Handri Kristanto juga menjadi nyaris jadi sasaran amuk pemain dan ofisial TIRA-Persikabo. Pelatih kiper Benny Van Breukelen bahkan sempat mengejar wasit Handri hingga tunnel stadion.

“Mungkin ada beberapa insiden yang terjadi. Kalau memang itu di luar kepatutan, saya pribadi sebagai pelatih mohon maaf,” ujar pria yang akrab disapa RD itu dalam konferensi pers seusai laga, Jumat (29/3).

“Semua tahu asal muasalnya. Wajar ada beberapa hal yang terlalu emosi. Semuanya akan selesai, dan semuanya akan bisa kami atasi. Mohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan,” imbuh RD.

Terkait jalannya pertandingan, RD mengakui bahwa permainan timnya tidak berkembang pada babak pertama. Menurutnya, apa yang ditunjukkan tim TIRA-Persikabo di luar ekspektasi tim pelatih.

“Mereka serba ragu-ragu dan banyak melakukan kesalahan individu,” ulas RD. “Pada babak kedua kondisi berbalik total. Kami mulai sangat percaya diri. Kami meladeni permainan Persebaya di daerah mereka sendiri.” 

Editor : Agus Dwi W

Reporter : Muhammad Syafaruddin



Close Ads
Skuad TIRA-Persikabo Serang Wasit, RD Langsung Minta Maaf