alexametrics
Piala Presiden 2019

Panas Hingga Akhir, Persebaya Sukses Tundukkan Tira-Persikabo 3-1

29 Maret 2019, 18:05:44 WIB

JawaPos.com – Pertandingan dengan tensi sangat tinggi terjadi di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), kandang Persebaya Surabaya, Jumat (29/3) sore. Empat gol dan dua kartu merah mewarnai laga babak 8 besar Piala Presiden 2019 ini. Persebaya akhirnya sukses mengalahkan PS TIRA-Persikabo dengan skor 3-1. Kemenangan ini membuat Persebaya lolos ke semifinal Piala Presiden 2019.

Persebaya tampil ngotot sejak awal laga. Hasilnya pun diraih tak lama kemudian. Gol superindah dicetak Manu Dzhalilov ketika pertandingan belum genap berjalan dua menit. Menerima umpan Irfan Jaya, Dzhalilov melepaskan bicycle kick alias tendangan salto untuk menjebol gawang TIRA-Persikabo. Persebaya unggul 1-0.

Setelah itu, Persebaya mendapatkan sejumlah peluang dari pergerakan Irfan Jaya dan Damian Lizio. Peluang on target diperoleh Ruben Sanadi selepas menerima sodoran Lizio menit ke-20. Akan tetapi bola berhasil diblok kiper Angga Saputra.

piala presiden 2019
Rifad Marasabessy jadi salah satu pemain Tira-Persikabo yang mendapat kartu merah langsung dari wasit. (Instagram PS Tira Persikabo)

Peluang emas kembali didapat Dzhalilov pada menit ke-23. Sayang bola yang diarahkan ke sudut gawang, berhasil ditepis Angga. Persebaya mendominasi pertandingan hingga menit ke-35 babak pertama.

Bagaimana dengan TIRA-Persikabo? Berbeda dengan pertemuan pertama di Bandung, skuad asuhan Rahmad Darmawan ini terlihat tidak berkutik di babak pertama. Mereka lebih banyak bertahan. Sangat minim peluang yang diperoleh Abduh Lestaluhu dan kolega. Skor 1-0 untuk keunggulan Persebaya bertahan hingga jeda.

Babak kedua, tensi pertandingan semakin tinggi. Pelatih TIRA-Persikabo, Rahmad Darmawan tampaknya mengubah strategi secara signifikan. The Young Warriors jadi tampil lebih spartan dan agresif.

Tekanan yang dilakukan tim tamu membuat kiper Persebaya Miswar Saputra melakukan blunder pada menit ke-53. Bola sapuan Miswar jatuh tepat di kaki Louise Essengue Parfait. Essengue pun meluncurkan tembakan on target dari luar kotak penalti. Beruntung, tembakannya bisa ditepis Miswar.

TIRA-Persikabo pun makin agresif di awal babak kedua ini. Mereka tampil atraktif di semua lini. Lini belakang Persebaya dibikin pontang panting oleh ulah anak buah Rahmad Darmawan tersebut. Sedangkan Persebaya seperti tim kurang darah. Lemas.

Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan TIRA-Persikabo akhirnya membuahkan gol penyama pada menit ke-62. Gol itu dicetak melalui sundulan Osas Saha, memanfaatkan situasi tendangan sudut.

Di tengah kondisi tertekan, Persebaya harus kehilangan kapten tim Ruben Sanadi karena mengalami cedera pada menit ke-67. Posisinya digantikan M. Syaifuddin. Kondisi yang membuat agresivitas Persebaya makin menurun.

Penurunan kualitas permainan Persebaya bahkan berlangsung hingga memasuki menit ke-75. Penyerang utama Persebaya Amido Balde minim peluang. Balde bisa dibilang bermain jauh dari ekspektasi. Pesepak bola asal Guinea-Bissau itu hanya mendapatkan satu kesempatan emas.

Kesempatan terbaik Persebaya pada paruh kedua baru didapat pada menit ke-81. Hanya saja bola tendangan Lizio mendarat tepat di pelukan Angga.

Selang beberapa detik, TIRA-Persikabo hampir mencetak gol melalui Ciro Alves. Sayang beribu sayang. Walaupun tinggal berhadapan dengan kiper, tembakannya melambung di atas mistar.

Laga makin panas saat Persebaya mendapatkan hadiah penalti, usai Osvaldo Haay dilanggar dua pemain sekaligus, Vava Mario dan Abduh Lestaluhu menit ke-87. Damian Lizio sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti. Persebaya kembali unggul 2-1 pada menit ke-89.

Konsentrasi lawan yang mulai pecah akibat gol penalti dimanfaatkan dengan baik oleh Persebaya untuk memperbesar keunggulan menjadi 3-1 melalui gol Balde menit 90+1. Balde mendapatkan umpan matang dari Oktafianus Fernando. Berdiri tanpa kawalan di depan gawang, Balde bisa dengan mudah mengonversi peluang itu menjadi sebuah gol.

Pertandingan sempat terhenti setelah gol Balde. Lebih dari empat pemain TIRA-Persikabo coba mengerubungi wasit Handri Kristanto. Mereka memprotes gol Balde. Rifad Marasabessy jadi salah satu pemain yang tak bisa menahan emosi. Akibat mendorong wasit, dia pun langsung diganjar kartu merah. 

Laga akhirnya kembali berlanjut kembali sekitar satu menit kemudian. Namun, skuad TIRA-Persikabo yang sudah terlecut emosi bermain kasar. Kaki-kaki penggawa Persebaya menjadi sasaran mereka.

Lagi-lagi, pemain TIRA-Persikabo mendapat kartu merah. Kali ini giliran Manahati Lestusen yang terlihat jelas dengan sengaja menandukkan kepalanya kepada salah satu pemain Persebaya. 

Laga panas ini akhirnya berakhir untuk kemenangan Persebaya dengan skor 3-1. Persebaya bakal menghadapi Kalteng Putra di babak semifinal, yang di laga sebelumnya menyingkirkan Persija Jakarta melalui adu penalti.

Persebaya 3-1 Tira-Persikabo
(Dzhalilov 2′, Lizio 89′-p, Balde  90+1′ – Osas 62′)

Susunan Pemain Persebaya vs TIRA-Persikabo:

Persebaya Surabaya: Miswar Saputra, Ruben Sanadi (M. Syaifuddin, 67′), Novan Setya Sasongko, Otavio Dutra, Hansamu Yama Pranata, Misbakhus Solikin, Fandi Eko Utomo (M. Hidayat, 75′), Damian Lizio, Manu Dzhalilov (Oktafianus Fernando, 85′), Irfan Jaya (Osvaldo Haay, 75′) Amido Balde
Pelatih: Djadjang Nurdjaman

TIRA-Persikabo: Angga Saputra, Vava Mario Yagalo, Khurshed Beknazarov, Abduh Lestaluhu, Rifad Marasabessy, Guntur Triaji (Manahati Lestusen, 55′) Louise Essengue Parfait, Ciro Alves, Osas Saha, Wawan Febrianto (Feby Eka Putra, 84′), Loris Arnaud
Pelatih: Rahmad Darmawan

Wasit: Handri Kristanto (Semarang)

Editor : Agus Dwi W

Reporter : Muhammad Syafaruddin

Panas Hingga Akhir, Persebaya Sukses Tundukkan Tira-Persikabo 3-1