alexametrics

Eks Manajer Persibara Menolak Panggilan Komdis PSSI, Ini Alasannya

28 Desember 2018, 13:10:48 WIB

JawaPos.com – Mantan Manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani menolak hadir dalam panggilan Komisi Disiplin PSSI. Dia beralasan, kasus pengaturan skor yang melibatkan Persibara sudah ditangani oleh pihak kepolisian.

Nama Lasmi Indaryani jadi buah bibir usai blak-blakan di acara Mata Najwa beberapa waktu lalu. Bahkan berkat keberaniannya, anggota Exco PSSI Johar Ling Eng kini tengah diamankan oleh kepolisian.

Kala itu, Lasmi membeberkan kalau Johar disebut sebagai penghubung ke mafia sepak bola Indonesia. Johar akhirnya ditangkap dan diamankan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (27/12).

Lasmi kemudian mendapat surat panggilan dari PSSI untuk hadir pada Jumat 28 Desember 2018 dalam sidang Komite Disiplin PSSI. Agenda sidangnya adalah pertanggungjawaban pernyataan di media online dan acara Mata Najwa.

Surat panggilan ditandatangani oleh Sekjen PSSI Ratu Tisha tertanggal 24 Desember 2018. Namun melalui kuasa hukumnya, Boyamin Saiman, Lasmi menolak untuk hadir. Berikut pernyataannya:

Selaku kuasa hukum dari Lasmi Indaryani (mantan manajer sepak bola Persibara Banjarnegara) hendak menyampaikan statement sebagai berikut:

Saya telah berdiskusi dengan klien Lasmi Indaryani, kemudian berketetapan untuk tidak menghadiri panggilan tersebut dengan alasan:

1. Bahwa perkara dugaan permainan dalam pertandingan sepak bola (match fixing) telah ditangani oleh penegak hukum kepolisian (Satgas yang dibentuk Kapolri Tito Karnavian). Sehingga kami menghormati dan mempercayakan sepenuhnya kepada pihak penegak hukum serta tidak ingin terjadi campur aduk tumpang tindih oleh berbagai lembaga dan kepentingan lain.
Kami berharap PSSI menghormati dan mendukung langkah Kapolri demi kemajuan sepak bola Indonesia, sehingga PSSI semestinya tidak melakukan tindakan-tindakan lain yang berpotensi intervensi dan mengganggu proses di Kepolisian.

2. Surat hanya ditandatangani oleh Sekjen tanpa adanya tanda tangan Ketua Umum PSSI atau setidaknya ditembuskan sebagai laporan kepada Ketum PSSI, sehingga Kami menganggap surat tersebut kurang layak.

3. Bahwa Ratu Tisha sepengetahuan Kami tidak hadir atas panggilan dari Bareskrim, sehingga perkenankan Kami mencontoh atas tindakan tersebut yaitu Kami juga tidak bersedia hadir atas panggilan PSSI tersebut.

4. Bahwa klien Lasmi Indaryani adalah bukan pengurus atau organ apapun di PSSI. Bahwa dulu pernah jadi manajer namun sekarang adalah bukan manajer lagi karena seluruh event sudah selesai sehingga klien menganggap dirinya sudah mantan manajer. Karena sudah mantan manajer maka merasa tidak punya kewajiban untuk tunduk dengan PSSI.

Untuk materi dalam surat yaitu pertanggungjawaban pernyataan dan kemungkinan-kemungkinan lanjutan terkait surat tersebut yaitu kemungkinan sanksi dari Komite Disiplin PSSI sementara Kami belum menanggapi dan akan menunggu perkembangan lebih lanjut.

Sekian terima kasih.
Jakarta, 28 Desember 2018
Boyamin Saiman selaku Kuasa Hukum Lasmi Indaryani.

Editor : Agus Dwi W

Reporter : (ies/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Eks Manajer Persibara Menolak Panggilan Komdis PSSI, Ini Alasannya