alexametrics
Liga 1 2019

PSSI: Akan Kami Pelajari Kasus Kalteng Putra versus Persela

28 Oktober 2019, 16:54:08 WIB

JawaPos.com – Belum juga kasus Madura United versus Persib Bandung tuntas didalami Satgas Antimafia Bola. Kini, ada lagi kasus baru mencuat dari Kalteng Putra versus Persela Lamongan. Sayangnya, respons dari PSSI masih datar-datar saja terkait dua kasus tersebut.

Nah, situasi itu menjadi perhatian bagi Save Our Soccer (SOS). ”Pengaturan skor atau match fixing di sepak bola seperti candu. Akan selalu potensial terjadi. Karena itu sangat penting buat PSSI dan PT Liga Indonesia Baru selaku regulator dan operator melakukan langkah-langkah antisipasi,” kata Akmal Marhali, koordinator SOS.

Dia menekankan, saat ini kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sudah memasuki fase-fase krusial. Bahkan, Liga 2 sudah memasuki babak delapan besar. ”Jangan sampai kompetisi yang sudah memasuki fase-fase akhir mengalami cacat moral. Sayangnya, sejak Kapolri Tito Karnavian berinisiatif membentuk Satgas Anti Mafia Bola, tak ada langkah-langkah progresif yang dilakukan PSSI untuk pencegahan,” kata Akmal.

”Padahal, mereka punya Departemen Sport Intellegent dan juga telah membentuk Komite Adhoc Integritas dalam Kongres Tahunan di Bali pada Februari 2019. Kemana mereka? Penting untuk melakukan langkah-langkah konkret demi menjaga integritas kompetisi dalam lingkup Football Family,” tegas Akmal.

Selain kasus Kalteng Putra versus Persela, Akmal juga menyoroti kasus Madura United versus Persib yang sempat menyeruak dan ditangani Satgas Antimafia Bola pada awal Oktober lalu. ”Kasus Madura United vs Persib harus ada kejelasan. Biar tidak ada opini negatif harus ditegaskan apakah ada indikasi pengaturan skor atau permainan mafia bola. Tapi, satgas gak bisa kerja sendirian. PSSI juga harus proaktif. Jangan diam saja,” lanjut Akmal.

Sementara itu, ketua komite Adhoc Integritas PSSI Ahmad Riyadh menyatakan, saat ini polisi sudah menangani kasus Kalteng Putra versus Persela, jadi biarkan berjalan dan PSSI menghormatinya. ”Nanti, setelah selesai (di polisi, Red), kami akan lakukan pemeriksaan dan tindakan untuk menangani masalah ini. Akan kami pelajari,” ujar ketua Asprov PSSI Jatim itu.

Editor : Mohammad Ilham



Close Ads