alexametrics
Liga 1 2019

Dutra Resmi WNI, Langsung ke Martapura Setelah Disumpah

28 September 2019, 15:00:19 WIB

JawaPos.com – Impian Otavio Dutra akhirnya terwujud juga. Kerja kerasnya selama satu tahun terakhir berbuah manis. Pemain 35 tahun itu kini resmi berstatus sebagai WNI.

Otavio Dutra langsung menarik napas panjang. Raut wajahnya yang semula tegang menjadi tenang. Pemain 35 tahun itu baru saja melewati momen sakral : Disumpah menjadi Warga Negara Indonesia.

Persebaya Surabaya

Sumpah dilakukan di kantor Kemenkumham Jawa Timur di jalan Kayoon, Surabaya, kemarin siang. Dutra tidak sendirian. Dia didampingi sang istri, Tatiane Dutra. Serta sang buah hati, Luana Dutra. Meski sudah ditemani keluarganya, rasa canggung tetap saja datang.

Di awal sumpah, Dutra harus menyanyikan lagu Indonesia Raya. Perwakilan Kemenkumhan Jatim kemudian membacakan izin dari Presiden Joko Widodo. Setelah itu, baru dilakukan prosesi pengambilan sumpah. “Ternyata saya sangat nervous. Lebih grogi daripada di lapangan dan dilihat 70 ribu supporter,” kata Dutra.

Dutra sangat lega. Sebab, dia sudah mengurus proses naturalisasi sejak setahun silam. Tapi, jangka waktu tersebut dianggap susah cepat. Presiden Joko Widodo menandatangani berkas naturalisasi Dutra pada 12 September lalu. “Padahal Presiden ini kan sibuk. Tapi karena Dutra ini menjadi WNI dari jalur prestasi. Ini untuk kepentingan membela Timnas,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Susy Susilawati.

Dutra sudah tidak sabar bermain bagi timnas. Tapi, masih ada yang harus diselesaikan. Dutra kudu membuat KTP agar bisa membela Timnas. “Jangka waktunya adalah 14 hari. Jadi masih ada waktu,” tambah Susy. Dutra pun tak ingin buang waktu. “Rencananya Senin (30/9) nanti saya akan segera selesaikan semuanya,” sahut mantan bek Bhayangkara FC itu.

Dutra memang kudu bersabar untuk mengurus KTP. Itu karena dia langsung berjibaku dalam laga kontra Barito Putera malam ini. Dari kantor Kemenkumham Jatim, Dutra tidak langsung bertolak ke bandara Juanda, Surabaya. “Saya harus bantu tim. Coach (Wolfgang Pikal) juga sudah tunggu saya,” tambah pemain berdarah Brasil itu.

Soal membela timnas, Dutra memilih sabar. Sebab, dia ingin fokus duku dengan Green Force. Tapi, dia sudah bertekad membawa Timnas bangkit usai menelan dua kekalahan di ajang kualifikasi Piala Dunia 2022. “Saya ada di sana (stadion) saat Timnas kalah. Saya sudah berlatih keras, teman-teman juga. Jadi saya sangat siap,” tegas dia.

Luana Dutra, sang anak, audah tak sabar melihat Dutra berseragam Timnas. “Karena jadi WNI adalah impian Papa sejak dulu. Apalagi membela Timnas,” katanya. Bahkan, dia bersama sang ibu, Titiane juga akan menyusul jejak Dutra. Yakni menjadi WNI. “Ini masih menunggu proses agar cepat selesai,” katanya.

Dutra tak menampik dia dan keluarganya sudah cinta Indonesia. “Luana kalau saya ajak pulang ke Brasil tidak betah. Baru satu Minggu dia sudah ngajak balik ke Surabaya,” kata Dutra. Luana tak menampik hal itu. Dia menilai Surabaya lebib asik ketimbang Brasil. “Saya lebih suka makanan di sini (Surabaya). Teman saya juga lebih banyak di Surabaya,” kata Luana.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : Gus/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads