alexametrics
Liga 1 2019

Semen Padang vs Persebaya: Tiga Poin agar Kursi Pelatih Djanur Aman

28 Juli 2019, 13:00:07 WIB

JawaPos.com – Tekad bangkit dicanangkan Persebaya Surabaya ketika bertandang ke Stadion Haji Agus Salim, Padang, malam ini. Tanpa kemenangan dalam empat laga, yakni dua seri dan dua kalah, klub berjuluk Green Force itu enggan terpuruk lagi. Bila terus jeblok, itu jadi warning buat pelatih Djadjang Nurdjaman.

Karena itu, Djanur –sapaannya – pun memasang target tinggai berupa tiga angka dalam lawatan ke Padang. Mantan Pelatih Persib Bandung itu ingin anak asuhnya menang. Apalagi, persiapan untuk melawan Semen Padang cukup panjang. Terakhir, Ruben Sanadi dkk bertanding adalah ketika melawan PS Tira-Persikabo pada 21 Juli. ’’Semoga hasilnya sesuai harapan kami, jangan sampai pulang tidak bawa poin,’’ jelasnya.

Semen Padang

Tentu, target yang disusung itu tidak asal-asalan. Djanur begitu yakin karena lawannya saat ini lebih terpuruk dibandingkan timnya. Sudah delapan pertandingan Semen Padang tanpa kemenangan. Kabau Sirah pun saat ini berada di dasar klasemen sementara Liga 1 karena hasil buruk tersebut.

Mantan pelatih PSMS Medan musim lalu itu berujar timnya sebenarnya tidak bermain buruk dalam empat pertandingan terakhir. Walaupun tidak pernah menang, dari segi permainan, skuadnya justru lebih berkembang. Hanya masalah konsentrasi saja yang membuat skuadnya sering kecolongan.

Misalnya saja ketika melawan Tira-Persikabo. Berhasil mencetak gol terlebih dahulu, justru tidak membuat timnya makin bagus. Compact defence yang baik sebelum unggul jadi melempem setelah Rachmat Irianto mencetak gol di menit ke-45. Hasilnya, lawan bisa memanfaatkan dan menyamakan kedudukan setelah itu.

Masalah finishing juga jadi problem lainnya. Peluang yang banyak ketika melawan Tira-Persikabo tidak satu pun berbuah gol. ’’Kami sudah melakukan evaluasi. Kami sudah mengumpulkan kekuatan dan cukup optimis menghadapi laga besok (malam nanti),’’ tegasnya.

Djanur juga menyadari, bisa jadi target yang diusungnya justru blunder. Terlalu percaya diri dan meremehkan lawan, Semen Padang justru bisa ambil momentum bangkit ketika lawan timnya. ’’Jangan sampai jadi korban kebangkitan mereka. Semen Padang ini tim bagus, hanya kurang beruntung saja,’’ katanya.

Persebaya Surabaya

Pelatih 60 tahun itu mengatakan pemain-pemain seperti Irsyad Maulana, Dedi Hartono, dan Rizky Novriansyah adalah pemain yang patut diwaspadai. Ketiganya jadi motor Semen Padang selama ini. Persebaya juga kehilangan 3 pemain kuncinya, yakni Osvaldo Haay, Hansamu Yama, dan Oktafianus Fernando. ’’Tapi intinya secara tim, semua pemain Semen Padang kami waspadai,’’ paparnya.

Apa yang dikatakan oleh Djanur dibenarkan oleh Abu Rizal. Rodeg yang kemungkinan kembali dipercaya jadi starter malam nanti menyebut Semen Padang bukan tim sembarangan. Rentetan hasil buruk di 8 laga Liga 1 tidak menjadi jaminan Persebaya bisa menang mudah. ’’Sama dengan pertandingan lainnya, tidak ada yang mudah. Tapi kami harus berusaha untuk mendapatkan keinginan menang,’’ tuturnya.

Di kubu lawan, Weliansyah yang akhirnya ditunjuk jadi Pelatih Utama Semen Padang mengungkapkan timnya jauh lebih siap daripada Persebaya malam nanti. Dia yang sudah diberi kebebasan untuk memberikan strategi penuh menganggap skuadnya sudah belajar dari kesalahan-kesalahan di 8 pertandingan sebelumnya. ’’Kami  juga punya waktu sangat panjang untuk persiapan setelah kalah lawan Bhayangkara FC (17/7), kami sudah melakukan evaluasi, baik tim ataupun individu,’’ ucapnya.

Dia hanya berharap skuadnya bisa mengaplikasikan apa yang sudah diberikan dalam laga malam hari ini. Weliansyah menganggap meskipun dari segi kualitas pemain Persebaya lebih unggul, tapi Semen Padang dianggap bisa mengatasi itu. ’’Mereka (Persebaya) bagus tapi tidak stabil. Saya sampaikan kepada pemain agar mau kerja keras, semua merindukan kemenangan,’’ harapnya.

 

Perkiraan Pemain

Semen Padang (4-2-3-1): Teja Paku Alam (g); 4-Syaiful Indra, 27-D. Gusmawan, 27-S. Pulatov, 15-Leo Guntara; 19-Manda Cingi, 11-M.A. Barcia; 10-Dedi Hartono, 30-Jose Sardon, 88-Irsyad Maulana; 9-Karl Max

Pelatih: Weliansyah

 

Persebaya (4-3-3): 33-Miswar Saputra (g); 22-Abu Rizal, 5-Otavio Dutra, 29-M. Syaifuddin, 14-Ruben Sanadi; 10-Damian Lizio, 13-Rachmat Irianto, 96-M. Hidayat; 41-Irfan Jaya, 9-Amido Balde, 63-Manu Dzhalilov

Pelatih: Djadjang Nurdjaman

 

Stadion: Haji Agus Salim, Padang

Live: Indosiar pukul 19.00 WIB

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : rid

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads