alexametrics
Liga 1 2019

Djanur Keluhkan Kualitas Rumput Lapangan Stadion Haji Agus Salim

28 Juli 2019, 12:30:47 WIB

JawaPos.com – Pelatih Persebaya Djajang Nurjaman harus putar otak lebih keras untuk melawan Semen Padang malam ini. Selain harus mempersiapkan tim tanpa tiga pemain pilar seperti Hansamu Yama, Osvaldo Haay, dan Oktafianus Fernando, timnya juga terancam tidak bisa memainkan strategi secara optimal.

Yang jadi penyebabnya adalah kondisi rumput di Stadion Haji Agus Salim, Padang yang buruk. Green Force yang kerap kali mengandalkan umpan-umpan pendek cepat dipastikan bakal kesulitan. Skill individu pemain pun akan sulit ditunjukkan karena buruknya kondisi rumput stadion berkapasitas 20 ribu tempat duduk tersebut.

Persebaya Surabaya

Pria yang disapa Djanur itu membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan kondisi rumput Stadion Haji Agus Salim yang kurang rata jadi kendala berarti bagi skuadnya. ’’Kami ini tim yang mengandalkan possession, kaki ke kaki, kalau bermain di atas lapangan tidak bagus, kami sulit,’’ ungkapnya.

Tapi, Djanur tidak mau menjadikan alasan buruknya kondisi rumput Stadion Haji Agus Salim. Karena harus dan wajib bertanding di tengah kondisi seperti itu, skuadnya tetap akan habis-habisan. ’’Harus lupakan masalah itu, jalani, jangan jadikan alasan,’’ katanya.

Keluhan Djanur sebenarnya bukan yang pertama untuk kondisi rumput Stadion Haji Agus Salim. Musim lalu, Stefano ”Teco” Cugurra yang masih jadi pelatih Persija Jakarta juga mengeluhkan hal yang sama. Dia menganggap kondisi rumput stadion yang dibangun pada 1983 itu membuat pemainnya capek. Sebab, harus mengeluarkan tenaga lebih untuk berlari dan mengumpan.

Sebenarnya, Manajemen Semen Padang bukannya lepas tangan usai keluhan Teco. Sebelum Liga 1 bergulir, rumput Stadion Haji Agus Salim sudah diperbaiki. Bahkan, ketika diverifikasi oleh PT LIB pun, sudah layak untuk Liga 1.

Tapi perseteruan dengan Pemkot Padang jadi penyebabnya. Semen Padang yang hanya menyewa tidak bisa apa-apa ketika Pemkot Padang menyewakan stadion kepada pihak lain menggunakan lapangan yang sama. Hasilnya, perawatan yang dilakukan gagal dan menyebabkan kondisi rumput buruk lagi.

Puncaknya, musim ini kritikan kembali disematkan kepada kondisi rumput Semen Padang. Pelatih Persib Robert Rene Alberts salah satunya. Timnya yang bertandang ke Padang pada 29 Mei lalu sempat mengeluh rumput lapangan terlalu tinggi. Dia menganggap kondisi itu tidak sesuai dengan standar FIFA.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : rid

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads