alexametrics
Piala Presiden 2019

Tak Berharap Adu Penalti, Persebaya: Kami Ingin Menang di Waktu Normal

28 Maret 2019, 16:21:52 WIB

JawaPos.com – Persebaya Surabaya berharap tidak harus melakoni adu penalti pada pertandingan kontra PS TIRa-Persikabo, Jumat (29/3) sore. Akan tetapi, apabila laga nanti harus ditentukan lewat adu penalti, Persebaya tetap siap menjalaninya.

Babak 8 besar Piala Presiden 2019 memang menggunakan sistem single match. Artinya, pemenang pertandingan ini akan langsung lolos ke semifinal. Jika laga berakhir imbang hingga 2×45 menit, maka akan ditentukan melalui adu penalti.

“Kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Tetapi kami berharap hal itu (adu penalti, red) tidak terjadi. Kami ingin menang di waktu normal,” harap Djadjang Nurdjaman, pelatih Persebaya, Kamis (28/3) siang.

Soal adu penalti, Green Force-julukan Persebaya-memang punya pengalaman pahit. Mereka pernah disingkirkan PSMS Medan pada babak 8 besar Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan, Solo, melalui adu tendangan dari titik putih.

Namun, bukan berarti Persebaya takut. Mereka tetap siap menjalaninya, andai pemenangan laga harus ditentukan melalui babak krusial tersebut.

“Tetapi kalau harus ditentukan dengan penalti, kami sudah mempersiapkannya. Sudah kami siapkan siapa saja yang menjadi algojo. Semoga hasilnya sesuai rencana,” imbuh pelatih yang akrab disapa Djanur ini.

Editor : Agus Dwi W

Reporter : Muhammad Syafaruddin



Close Ads
Tak Berharap Adu Penalti, Persebaya: Kami Ingin Menang di Waktu Normal